24 July 2021

BicaraIndonesia.net

Lugas Akurat Tedepan

17 Kapal Karam di Kalbar, Sudah 22 Jenazah Ditemukan dan 33 Nelayan Masih Dicari

2 min read

TNI AL kembali mengevakuasi jasad nelayan dalam kecelakaan kapal di Kalbar/foto : ist

BICARAINDONESIA-Kalbar : Pecarian terhadap puluhan nelayan yang hilang akibat kecelakaan di Perairan Kalimantan Barat (Kalbar), masih terus berlanjut hingga hari ini, Rabu (21/7/2021).

Informasi terbaru, TNI AL yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan Pencarian dan Pertolongan, kembali berhasil menemukan kembali satu 1 korban dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa, 20 Juli 2021 kemarin.

Dengan demikian, hingga berita ini diturunkan, dari 138 korban awak 17 kapal nahas yang karam tersebut, 83 orang telah ditemukan selamat, 22 orang dalam keadaan meninggal dunia dan 33 orang masih dalam pencarian.

Komandan KRI Clurit-641 Letkol Laut (P) Rudi Iskandar mengatakan, pihaknya sempat menunaikan ibadah Salat Idul Adha disela-sela penyisiran lokasi puing-puing bekas kapal tenggelam dan memperluas area pencarian. Setelah itulah, KRI Celurit-641 berhasil menemukan jasad mengapung kemudian dievakuasi dengan menggunakan sekoci.

“Selanjutnya Jasad korban kami bawa menuju Dermaga Pelindo II Dwikora Pontianak guna diserahkan kepada petugas Posko SAR gabungan untuk dilakukan proses lanjutan,” terangnya.

Seperti diketahui, dalam Operasi SAR Gabungan pencarian dan penyelamatan yang tenggelam di Perairan Kalbar, TNI AL mengerahkan 2 Kapal Perang KRI Kerambit-627 dan KRI Clurit-641 serta Kapal Patroli Kal Lemukutan, Kal Sambas dan RHIB Lantamal XII Pontianak.

Selain itu, TNI Angkatan Laut juga memperkuat unsur SAR Gabungan dengan 2 Pesawat Udara Patroli Maritim CN235 P-8305 dan Cassa P-8203 dimana kedua pesawat ini merupakan jenis pesawat yang memiliki kemampuan dalam pengintaian maritim

Kepala Kantor SAR Pontianak dalam rapat evaluasi Pelaksanaan SAR Gabungan di Perairan Kalbar memutuskan bahwa operasi SAR di Perairan Kalbar diperpanjang pelaksanaannya hingga 3 hari kedepan, hingga Jum’at, 23 Juli 2021, dengan mempertimbangkan masih banyaknya korban yang masih belum ditemukan dan permohonan keluarga korban,

Menyikapi perpanjangan masa operasi SAR tersebut, Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid kembali menegaskan bahwa sesuai dengan arahan dan perintah Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, SE, MM, TNI AL akan memaksimalkan segala potensi yang dimiliki baik personel maupun Alutsista dalam mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti operasi SAR yang tengah digelar di Perairan Kalbar.

“TNI AL melalui Pangkalan di jajaran Koarmada I akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan operasi SAR atas musibah yang menimpa 17 kapal di Perairan Kalbar, sampai dinyatakan berakhir oleh pejabat yang berwenang,” tegas Laksda TNI Abdul Rasyid.

Editor : Yudis/rilis

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2021 © BicaraIndonesia.net
error: Content is protected !!