BICARAINDONESIA-Jakarta : Gedung Hogwan yang berada di Bumiayu, Berebes runtuh pada Minggu (30/8/2026). Insiden ini mengakibatkan 3 orang meninggal dunia.
Koordinator Penanganan Bencana BPBD Kabupaten Brebes Posko Bumiayu, Budi Sujatmiko mengatakan, petugas sebelumnya telah menemukan dua jenazah kaka adik. Kemudian pada siang harinya, petugas kembali menemukan jenazah lansia bernama Kanjat (85).
“Alhamdulillah, satu lagi korban reruntuhan puing Gedung Hogwan sudah ditemukan di bawah reruntuhan tepat pukul 13.45 WIB. Lansia 85 tahun tubuhnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ujar Kepala Pos BPBD Bumiayu, Budi Sudjatmiko, Minggu (30/8).
Petugas gabungan hingga saat ini masih melakukan penanganan dan pembersihan material reruntuhan Gedung Hogwan. Kondisi sisa bangunan juga terus dipantau untuk mengantisipasi adanya material yang masih berpotensi membahayakan petugas maupun warga di sekitar lokasi.
Sebagai informasi, insiden ini bermula saat gedung tua Hogwan di RW 03, Desa Dukuhturi, Jalan Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, ambruk pada Minggu (30/8) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Material bangunan yang runtuh menimpa tiga rumah warga yang berada di sekitar gedung tersebut.
Gedung ambruk ini berada di RW 3 Desa Dukuhturi dan merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda. Saat itu, gedung Hogwan merupakan pabrik tepung tapioka. Pabrik ini kemudian tutup dan belakangan menjadi gedung olahraga badminton. (Ka/dtc)