x

3 Polisi Gugur dalam Operasi Tangkap Bandar Narkoba di Kalteng

2 minutes reading
Monday, 6 Jul 2026 08:27 0 94 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Tiga anggota Polri gugur saat penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah (Kalteng). Mereka gugur karena dilawan oleh bandar narkoba dan komplotannya ketika tengah melakukan operasi penggerebekan.

Penggerebekan yang menyebabkan 3 polisi gugur itu terjadi terjadi pada Rabu (1/7/2026), sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, 12 personel Satresnarkoba Polres Katingan yang dipimpin oleh Kasatresnarkoba AKP Affan Effendi melakukan penyelidikan terkait peredaran narkoba jenis sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Dalam operasi itu, tim dibagi menjadi dua. Tim 1 mendatangi rumah target operasi, sementara Tim 2 stand by di dekat sebuah sekolah menengah pertama (SMP) tak jauh di lokasi.

Saat petugas datang sambil memperkenalkan diri ke rumah tersebut, tim berhasil mengamankan target. Namun, seorang laki-laki tiba-tiba membawa parang dan menyerang polisi, tapi bisa diamankan saat itu.

Tak berselang lama, muncul dua orang laki-laki yang juga membawa parang dan menyerang ke arah Kasat Narkoba AKP Affan. Melihat hal itu, Aiptu Sumaryanto melepaskan tembakan peringatan, tapi pelaku tak mengindahkannya hingga petugas kembali melepaskan tembakan.

Keluarga terduga pelaku juga memprovokasi warga hingga terjadi perlawanan terhadap aparat kepolisian.

Perlawanan itu menyebabkan seorang anggota polisi Aiptu Anumerta Yudhi dilaporkan meninggal dunia. Sementara, dua lainnya, yakni Bripda Nopandri dan Aipda Sumaryanto saat itu sempat dilaporkan hilang.

Proses pencarian pun dilakukan terhadap dua anggota kepolisian yang hilang dalam penggerebekan bandar narkoba tersebut. Namun keduanya ditemukan meninggal dunia di Sungai Katingan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius Bareskrim Polri. Saat ini, tim gabungan masih bekerja untuk mengungkap secara tuntas peristiwa tersebut.

“Tim masih terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat. Kami tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso, dalam keterangannya.

Dia menyebut Bareskrim Polri telah berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan dalam proses penyelidikan serta pengejaran terhadap para pelaku. Dia meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku agar segera menyampaikannya kepada polisi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti,” imbu Eko. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!