Hujan deras disertai angin kencang merusak lima rumah di Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan / Foto: detikcom (Dok Polsek Gabus) BICARAINDONESIA-Jakarta : Sebanyak lima rumah dan sebuah gerak koperasi desa merah putih (KDMP) rusak usai hujan deras dan angin kencang terjadi di Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Hujan deras dan angin kencang telah melanda daerah ini selama dua hari terakhir.
“Sudah dua hari ketika sore terjadi hujan deras dan angin kencang,” ujar Kapolsek Gabus, AKP Witoyo, Minggu (1/11/2026), dikutip dari detikJateng.
Hujan deras dan angin kencang, kata Witoyo, pertama terjadi pada Jumat (30/10/2026) sore. Sekitar pukul 16.00 WIB, KDMP di Desa Banjarejo dilaporkan rusak.
“KDMP Desa Banjarejo plafon ambrol serta instalasi listrik di atasnya rusak dan pintu roling door jebol akibat hujan deras disertai angin kencang,” katanya.
Di saat yang hampir bersamaan, sebuah rumah limasan kayu jati di Dusun Tanjung, Desa Tunggulrejo milik Komiyatu (44) juga dilaporkan roboh. Kerugian atas musibah ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Sebagian besar bangunan mengalami kerusakan hingga roboh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp30 juta,” terang Witoyo.
Witoyo menyampaikan hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kecamatan Gabus pada Sabtu (31/10/2026) sore. Akibatnya empat rumah di Dusun Geri, Desa Keyongan ambruk sekitar pukul 17.00 WIB.
“Dua rumah berdekatan, yang dua lagi ada jarak 300 meter, tapi masih satu Dusun Geri,” katanya
Empat warga yang rumahnya roboh masing-masing adalah Suwarjono Hadiningrat (46), Jayem (80), Eman Sulaeman (43), dan Manis (42). Rumah-rumah tersebut merupakan bangunan berbentuk limasan dengan konstruksi kayu jati, dinding papan, serta atap genteng.
Rumah milik Suwarjono mengalami kerusakan berar, sehingga diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp60 juta. Sementara tiga rumah lainnya, diperkirakan mengalami kerugian masing-masing sekitar Rp 30 juta.
“Total kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta. Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa,” tutur Witoyo.
Witoyo mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi hujan deras yang disertai angin kencang, terutama bagi warga yang tinggal di rumah dengan kondisi bangunan yang sudah rapuh.
“Kami mengingatkan masyarakat agar segera mencari tempat yang lebih aman ketika terjadi angin kencang. Perhatikan kondisi bangunan rumah, hindari berteduh di dekat pohon besar atau bangunan yang rawan roboh, dan segera laporkan apabila terjadi kejadian serupa,” pungkas Witoyo. (Ka/dtc)