x

6 Pengawal HRS Tewas Ditembak, Komisi III Segera Bentuk Tim Investigasi

2 minutes reading
Monday, 7 Dec 2020 11:18 0 113 admin

BICARAINDONESIA-Jakarta : Komisi III DPR RI segera membentuk tim investigasi  untuk menelusuri fakta dibalik l peristiwa penembakan 6 orang pengawal Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IB HRS) oleh anggota Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil, setelah Komisi III menilai negara semestinya melindungi rakyatnya, apa pun alasannya.

“Komisi III akan rapat dan rencana bikin tim investigasi atas peristiwa tersebut,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh kepada wartawan, Senin (7/12/2020).

Pangeran menegaskan seharusnya aparat negara tidak seharusnya bertindak demikian. Menurutnya, aparat negara seharusnya melindungi segenap warga Indonesia.

“Apa pun alasan yang melatarbelakangi tidak sepatutnya negara bertindak seperti ini. Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” kata Ketua DPP PAN ini.

Sebagai informasi, Komisi III DPR RI merupakan alat kelengkapan Dewan yang membidangi persoalan hukum, HAM, dan keamanan. Komisi III DPR bermitra dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, hingga KPK.

Diberitakan sebelumnya, 6 dari 10 pengikut HRS tewas ditembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek dini hari tadi. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan pengikut Habib Rizieq lebih dulu menyerang polisi dengan memepet kendaraan lalu menyetop kendaraan polisi, kemudian menodongkan senjata tajam serta senjata api.

“Sekitar pukul 00.30 WIB di jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB,” jelas Fadil, didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Polda Metro Jaya, Jakarta, pagi tadi.

Fadil Imran menjelaskan, pihaknya melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi adanya rencana pengerahan massa mengawal Habib Rizieq terkait pemeriksaan hari ini. Polisi kemudian menyelidiki informasi tersebut.

Sementara itu, FPI membenarkan terjadinya insiden penembakan di tol seperti yang dijelaskan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. FPI menyatakan kejadian tersebut sebagai peristiwa penghadangan terhadap rombongan Habib Rizieq saat dalam perjalanan di tol.

“Bahwa benar ada peristiwa penghadangan, penembakan terhadap rombongan IB HRS dan keluarga serta penculikan terhadap 6 orang laskar pengawal IB. Peristiwa terjadi di dekat pintu Tol Kerawang Timur,” kata Ketua Umum DPP FPI Ahmad Shabri Lubis dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/12/2020).

Sumber : detik.com

 

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x