x

9 Hari jadi Tersangka, Tahanan Kasus Narkoba di Polsek Medan Timur Meregang Nyawa

3 minutes reading
Friday, 29 Jan 2021 04:48 0 140 admin

BICARAINDONESIA-Medan : Kabar tak sedap datang dari Polsek Medan Timur. Seorang tahanan perkara narkoba bernama Dian Hariadi alias Komet, dikabarkan meninggal dunia dalam masa perawatan di RS Bhayangkara, Jl. Wahid Hasyim Medan, Kamis malam, 28 Januari 2021.

Bukan karena penyakit, tapi dari informasi yang beredar, kematian pria 32 tahun itu akibat penganiayaan berat selama tersangka menjalani masa penahanan di dalam sel. Pelakunya disebut-sebut sesama tahanan yang ‘dilabeli’ sebagai kepala kamar. Diduga karena terjadi pembiaran petugas kepolisian setempat, aksi pelaku pun menjadi-jadi.

“Kondisinya memang sangat memprihatinkan. Parah sekali. Matanya lebam biru gitu. Sekujur tubuhnya lebam dan kakinya busuk. Katanya direndam di dalam sel sama kepala kamar itu,” ucap salah seorang kerabat korban yang minta namamya dirahasiakan saat ditemui di rumah duka di Dusun 9, Rambungan 2, Desa Bandar Klippa, Kec. Percut Seituan, Kab. Deliserdang, Sumatera Utara.

Ia juga menuturkan, ketika dilakukan prosesi penjemputan jenazah di RS Bhayangkara Medan pada Jum’at dinihari (29/1/2021) sekitar pukul 01.00 WIB, tampak pula petugas 3 pria berpakaian biasa mengaku dari Polsek Medan Timur datang dan menemui pihak keluarga.

Mapolsek Medan Timur di Jl. Jawa Medan/foto : rul

“Persis setelah 3 hari dirawatlah, dia masuk Selasa lalu, si Komet ini meninggal. Jadi tadi malam polisi datang. Yang boleh melihat mayatnya di kamar jenazah cuma istrinya si Tiwi dan ibunya. Terus langsung dikafani. Setelah itu pria yang ngaku polisi itu bilang ke keluarga sudah ya kami yang atur semua, kita tidak ada masalah apa-apa lagi ya bu, kalau ada wartawan tolong jangan bicara banyak. Ya kami bingung juga maksudnya apa, tapi ya karena kita berduka ya saya gak begitu fokus nanggapinya,” ujarnya.

Terkait penganiayaan selama di dalam tahanan, sumber juga menyebutkan, Komet yang merupakan ayah dari 2 orang anak itu sempat mengeluhkannya ke sang adik bernama Uut. “Tapi ya keluarga juga tak bisa berbuat apa-apa juga kan. Apalagi kehidupan keluarganya ya kek gini (sulit),” sebutnya.

Terkait kejadian ini, Redaksi Bicaraindonesia.net sempat melakukan konfirmasi via whatsapp ke Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin. Namun yang bersangkutan tak membalas meski terlihat pertanyaan yang disampaikan sudah centang biru. Begitu juga ke Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko. Hingga berita ini dirilis, belum ada jawaban dari kedua pamen tersebut.

Sedangkan Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi justru belum mendapat info soal kasus tersebut. “Saya malah belum dapat info bro. Pasti akan saya cek informasinya,” ucapnya merespon bail konfirmasi via telepon tersebut.

Sementara, dijadwalkan jenazah Dian Hariadi alias Komet akan dikebumikan ba’da Salat Jum’at siang nanti.

Untuk diketahui, almarhum ditangkap polisi pada 19 Januari 2021 lalu. Berselang 9 hari dalam proses hukum penyidik Polsek Medan Timur, ia meregang nyawa dalam kondisi tak wajar.

Penulis/Editor : Yudis

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x