x

Pertamina Bakal Rilis BBM Jenis Baru Tahun Depan

2 minutes reading
Tuesday, 23 Dec 2025 08:33 0 647 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : PT Pertamina Patra Niaga pada awal 2026 akan merilis bahan bakar minyak (BBM) jenis baru, yaitu Biosolar Performance. Rencananya, BBM jenis baru ini akan diperdagangkan untuk kebutuhan industri.

VP Business Development & Subsidiary Patra Niaga, Sigit Setiawan membeberkan perbedaan antara Biosolar Performance dengan biodiesel B40, yakni adanya bahan tambahan (aditif) yang bisa menahan dan membersihkan deposit pada mesin.

“Kami telah memformulasikan suatu aditif, memang yang khusus secara package di mana aditif-aditif ini mempunyai kemampuan untuk bisa membersihkan deposit yang ada di injektor. Karena memang solar ini digunakan di mesin-mesin diesel, mesin diesel itu menggunakan injektor,” ujar sigit dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat Pertamiina Patra Niaga, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Berdasarkan hasil pengujian, Biosolar Performance menunjukkan peningkatan performa, antara lain peningkatan kinerja bahan bakar, penurunan kecenderungan penyumbatan filter bahan bakar (filter blocking tendency), membersihkan deposit pada sistem bahan bakar, dan peningkatan efisiensi biaya penggantian filter.

Dengan karakter tersebut, kata Sigit, produk ini dinilai mampu menekan risiko downtime serta menurunkan biaya perawatan mesin industri.

“Secara teknis, Biosolar Performance membantu menjaga sistem bahan bakar tetap bersih dan stabil, sehingga performa mesin lebih optimal dan biaya operasional dapat ditekan,” katanya.

Lebih lanjut Sigit mengatakan, pihaknya juga memformulasikan zat aditif tambahan yang memiliki kemampuan water separability dan anti-foam. Hal ini dilakukan supaya kandungan air tidak tercampur dengan BBM dan mempermudah operasional di lapangan.

“Kenapa air ini mesti kita pisahkan? Karena kalau air tidak kita pisahkan (dengan BBM), maka air akan bercampur stabil dengan BBM. Itu tidak bagus. Kemudian anti-foam. Ini kalau kita menuang bensin, solar, apapun material fluida ada foam (busa) yang terbentuk,” jelasnya.

“Dengan penambahan anti-foam, kita berharap foam ini semakin kecil, semakin sedikit. Ini secara operasional yang memudahkan teman-teman di lapangan,” tutup Sigit.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!