x

Iptu N, Penembak Remaja di Makassar Jadi Tersangka

2 minutes reading
Thursday, 5 Mar 2026 02:13 0 70 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Seorang remaja bernama Betrand Eka Prasetyo (18) diduga tewas ditembak polisi saat membubarkan aksi tawuran senjata mainan berpeluru jeli di Makassar, Sulawesi Selatan. Kini, polisi Iptu N telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, Rabu (4/3/2026).

Kasus tersebut masih ditangani Propam Polrestabes Makassar dan masih proses pengembangan.

Peristiwa itu bermula saat Kapolsek Rapocini melaporkan melalui handy talky (HT) bahwa terdapat sekelompok remaja yang diduga bermain senapan mainan di jalanan. Dari laporan tersebut, para remaja disebut mencegat warga yang melintas. Bahkan, mereka diduga melakukan tindakan kekerasan seperti mendorong hingga menendang pengendara yang lewat sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Tindakan-tindakannya ini sangat meresahkan warga masyarakat,” katanya.

Mendapat laporan itu, Iptu N langsung menuju lokasi kejadian (TKP). Saat tiba di lokasi, Iptu N mendapati seorang remaja bernama Betran tengah melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor.

Melihat situasi itu, Iptu N turun dari kendaraan dan langsung melakukan penangkapan terhadap Betran. Dalam proses tersebut, Iptu N juga melepaskan tembakan peringatan.

“Iptu N turun dari mobil dan langsung melakukan penangkapan, pegang pelaku sambil mengeluarkan tembakan peringatan,” ungkap Arya.

Namun, saat proses pengamanan berlangsung, Betran disebut berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Dalam kondisi tersebut, senjata api yang masih dipegang Iptu N dilaporkan meletus dan mengenai bagian belakang tubuh korban.

“Ketika meronta, pistol yang masih dipegang oleh Iptu N itu meletus dengan tidak sengaja,” katanya.

Setelah itu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Grestelina untuk penanganan awal. Namun karena keterbatasan peralatan medis, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

“Ketika sudah di Rumah Sakit Bhayangkara ini, ternyata Betran sudah meninggal dunia,” pungkasnya.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!