x

Hujan Lebat Berpotensi Terjadi hingga 11 April di Wilayah Ini

2 minutes reading
Thursday, 9 Apr 2026 10:26 0 83 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dalam beberapa hari ke depan hujan lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. BMKG mengungkapkan kondisi tersebut merupakan hal yang normal terjadi pada periode peralihan musim hujan ke kemarau.

“Hujan yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir, secara umum merupakan kondisi yang normal terjadi pada periode peralihan musim,” ujar plt Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani, Kamis (9/4/2026).

“Pada fase ini, atmosfer cenderung menjadi lebih labil akibat pemanasan permukaan oleh radiasi matahari yang cukup kuat, terutama pada pagi hingga siang hari. Kondisi tersebut mendorong proses konveksi yang kemudian memicu pertumbuhan awan hujan pada sore hingga malam hari,” lanjutnya.

Selain itu, potensi hujan turut dipengaruhi oleh perubahan pola angin dari Asia menuju Australia. Perubahan ini, kata dia, memicu terbentuknya sirkulasi siklonik di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

“Keberadaan sirkulasi tersebut memicu terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin (konvergensi), yang selanjutnya meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di wilayah yang terdampak pola angin tersebut,” terangnya.

Andri mengatakan dinamika atmosfer global juga berperan dalam meningkatkan curah hujan di Indonesia. Dia menyebut aktivitas gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG) turut memperkuat pembentukan awan hujan.

BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia masih akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada periode 8 hingga 14 April 2026. Dia juga mengatakan hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada 8-11 April di sejumlah daerah.

Sebab itu, dia mengatakan saat ini, April masih dalam fase peralihan cuaca. Dia mengatakan April belum memasuki musim kemarau.

“Untuk periode sepekan ke depan, yakni 8-14 April 2026, kondisi cuaca di Indonesia secara umum masih didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang,” ujarnya.

“Namun demikian, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi pada periode 8-11 April 2026, khususnya di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, dan Papua,” sambung Andri.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Terutama, kata dia, hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.

“Langkah antisipatif yang dapat dilakukan antara lain mengurangi aktivitas di ruang terbuka saat cuaca memburuk, menghindari berteduh di bawah pohon atau di dekat bangunan dan infrastruktur yang rentan, mengamankan barang-barang yang mudah tertiup angin, serta memastikan saluran air di sekitar rumah dalam kondisi bersih,” tuturnya. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!