x

Rumah Kades Purwasaba Diteror, Mobil Dibakar OTK

3 minutes reading
Friday, 24 Apr 2026 20:18 0 107 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Rumah Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Hoho Alkaf di Kabupaten Banjarnegara, diteror orang tak dikenal (OTK). Dari hasil CCTV pelaku itu diduga menggunakan tiner dan bom molotov.

Kabar itu viral usai diunggah akun Instagram @infobanyumas. Tampak mobil polisi dan inafis berjajar di rumah Hoho. Para petugas kepolisian juga tampak berada di lokasi.

“Rumah Kades Hoho di daerah Purwasaba Banjarnegara di teror orang tak dikenal pada Kamis Subuh 23 April 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku melempar api kedalam garasi dan mengenai mobil Honda Civic milik Kades Hoho,” tulis akun @infobanyumas, Kamis (23/4/2026).

Hal itu dibenarkan Kades Purwasaba, Hoho Alkaf saat dikonfirmasi. Ia mengatakan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 04.10 WIB, sebelum waktu subuh.

“Jam 04.00 WIB lewat sedikit, sekitar 04.10 WIB atau 04.15 WIB. Saya sempat lihat CCTV, terus tidak lama kemudian terdengar suara dan api sudah besar,” ujar Hoho dikutip dari detikJateng, Jumat (24/4/2026).

Saat itu, Hoho masih terjaga karena sebelumnya begadang bersama beberapa warga di rumahnya hingga dini hari. Beberapa saat sebelum kejadian, ia sempat masuk ke kamar anaknya. Tak lama kemudian, api tiba-tiba membesar di area parkir rumahnya.

“Saya lari keluar, api sudah sampai atas, besar sekali. Mobil itu sudah terbakar,” katanya.

Mobil yang terbakar itu diketahui bermerek Honda Civic. Hoho menyebut, kendaraan tersebut mengalami kerusakan parah akibat kebakaran.

“Itu mobil Civic Turbo saya, habis terbakar. Tidak bisa dipakai lagi,” ungkapnya.

Hoho menduga, pelaku menggunakan bahan bakar jenis tiner untuk memicu kebakaran. Ia juga menduga adanya penggunaan botol berisi bahan bakar yang dilempar ke arah mobil.

“Sepertinya mobil sudah disiram tiner dulu, terus dilempar seperti bom molotov. Jadi apinya langsung besar. Soalnya saya lihat itu mobil sudah berlumur tiner,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hoho mengatakan bahwa bagian rumah seperti langit-langit juga ikut terdampak akibat kobaran api tersebut. Atap garasi itu kini menghitam akibat adanya kebakaran.

Dalam rekaman CCTV, Hoho mengaku sempat melihat seseorang yang diduga sebagai pelaku melarikan diri menggunakan sepeda listrik.

“Iya satu orang. Dia lewat samping rumah, lalu kabur ke arah gang,” katanya.

Hoho mengaku sempat mencoba mengejar pelaku. Namun ia mengurungkan niatnya lantaran khawatir kondisi keluarganya yang saat itu di dalam rumah.

“Saya mau ngejar. Saya sempat buka gerbang mau ngejar, tapi takutnya kan istri saya sama anak di dalam rumah pada nggak bangun. Akhirnya saya teriak-teriak baru pada keluar,” ujar Hoho.

Api kemudian dipadamkan secara manual oleh Hoho bersama istrinya menggunakan air seadanya sebelum warga berdatangan setelah salat subuh. Proses pemadaman disebut cukup lama karena sampai 20 menit api tak kunjung padam.

“Saya sama istri padamkan pakai air seadanya. Belum ada warga karena (kejadian) pas mau subuh. Habis salat subuh baru pada ke sini,” ujarnya.

Ia juga menduga pelaku sudah mengamati situasi rumahnya sebelumnya. Terlebih, karena rumahnya itu ramai orang hingga dini hari, sementara aksi pembakaran itu terjadi usai rumahnya sepi.

“Saya yakin pelaku sudah memantau. Karena saya begadang, kemungkinan dia menunggu situasi sepi,” imbuh dia. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!