x

Kabar baik! Kapal Pertamina Gamsunoro Lolos dari Selat Hormuz

2 minutes reading
Thursday, 25 Jun 2026 16:20 0 89 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Jakarta: Pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 20.00 waktu setempat, kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Gamsunoro dikabarkan berhasil melintasi Selat Hormuz.

Diketahui, Gamsunoro sempat tertahan sejak awal Maret 2026 akibat konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Kapal ini dikabarkan telah menempuh perjalanan selama 16 jam. Kemudian pada pukul 01.06 waktu Dubai, Gamsunoro mulai beranjak dari Teluk Arab.

Kapal ini dikabarkan melaju dengan kecepatan 7,5 knot dan tiba di mulut Selat Hormuz sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Empat jam kemudian, kapal dinyatakan berhasil melintasi selat dan mencapai titik aman.

Dikutip dari detikcom, Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita mengatakan keputusan perlintasan Gamsunoro diambil setelah perusahaan melakukan pembahasan risk assessment ketat selama satu bulan terakhir. Perusahaan juga mempererat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Iran.

“Pemilihan waktu dan rute melintasi Selat Hormuz telah melalui pembahasan dan penilaian risiko yang sangat ketat. Kami mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi kapal, mulai dari asuransi, aspek teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru, sehingga diputuskan kapal dapat mulai bergerak dari Teluk Arab,” ujar Vega dalam keterangan resminya, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, selama pelayaran kapal dimonitor 24 jam penuh. Awak kapal di laut juga berkoordinasi intens dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PIS untuk memastikan keamanan pelayaran.

Perusahaan juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan otoritas terkait untuk memantau perkembangan situasi secara langsung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh operasional dilakukan secara hati-hati.

Sementara untuk armada PIS lain yang berada di kawasan Teluk Arab, VLCC Pertamina Pride, saat ini berada dalam tahap persiapan bergerak. Persiapan ini mencakup dilakukan untuk memastikan perkembangan keamanan, kondisi lalu lintas, kepadatan, risiko lain, dan mempertimbangkan rekomendasi internasional.

“Kami juga memohon dukungan dan doa bagi kapal VLCC Pertamina Pride agar dapat segera melintasi Selat Hormuz dengan aman,” tutupnya. (Ty/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!