x

Pihak Kementerian ESDM akan Dipanggil Terkait Kasus Korupsi Batu Bara

2 minutes reading
Tuesday, 7 Jul 2026 07:40 0 111 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Pihak Kementerian ESDM akan dipanggil Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri terkait penyidikan kasus korupsi pengadaan batu bara di sejumlah PLTU. Pihak ESDM itu akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.

“Ada beberapa saksi termasuk dari (Kementerian) ESDM juga akan kita lakukan pemeriksaan ke depannya,” ujar Kepala Kortas Tipikor Polri Irjen Totok Suharyanto dalam jumpa pers di Mabes Polri, Senin (6/7/2026).

Totok mengatakan bahwa saat ini ada 16 saksi yang telah diperiksa penyidik. Sebelumnya pihaknya sudah menjadwalkan pemanggilan kepada 34 saksi.

“Kita sudah mengeluarkan (pemanggilan) 34 (saksi), tapi yang baru bisa diklarifikasi 16,” katanya.

Kasus ini telah naik ke tingkat penyidikan sejak awal bulan ini. Perkara itu terdaftar dengan nomor SP.Sidik/63/VII/RES.3.1./2026/Kortastipidkor, tanggal 4 Juli 2026.

Selain belasan saksi, kata Totok, pihaknya sudah menganalisis sejumlah dokumen untuk membuat terang perkara ini.

“Beberapa dokumen juga sudah kita analisis sehingga kita menemukan peristiwa pidana korupsi tadi sehingga kita naikkan ke proses penyidikan,” ungkapnya.

Direktur Penindakan Kortas Tipikor Polri, Brigjen Robertus Yohanes De Deo menambahkan ada sejumlah modus yang dilakukan pihak terduga pelaku dalam kasus ini. Salah satunya manipulasi dokumen. Modus manipulasi itu menyebabkan negara merugi hingga Rp 5 triliun.

“Akibat perbuatan tersebut, ditambah dengan kerugian perekonomian terkait dengan terjadinya blackout, diindikasikan telah terjadi kerugian keuangan negara dan atau perekonomian negara kurang lebih Rp 5 triliun,” kata Robertus.

Lebih lanjut, dia mengatakan praktik manipulasi itu berkontribusi terhadap gangguan pasokan batu bara hingga membuat terjadinya blackout di sejumlah wilayah Indonesia.

“Perbuatan atau modus-modus tersebut kami duga juga berkontribusi terhadap terganggunya pasokan batu bara yang berdampak terhadap terjadinya blackout atau pemadaman listrik di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti di wilayah Sumatera, sebagian Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Jabodetabek,” pungkas Robertus. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!