x

Korban Tewas Kebakaran Klub Malam di Bangkok Bertambah Jadi 30 Orang

2 minutes reading
Tuesday, 14 Jul 2026 15:46 0 98 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Korban tewas dalam kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah klub malam di Bangkok, ibu kota Thailand, terus bertambah. Kini tercatat korban tewas dalam insiden itu sedikitnya 30 orang.

Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt berjanji memperketat pemeriksaan, saat kepolisian menyelidiki dugaan kelalaian dan pelanggaran standar keselamatan. Kebakaran mematikan tersebut menghanguskan bar dan restoran Rong Beer Na Lat Phrao di ibu kota Thailand pada Minggu (12/7) malam, saat pertunjukan live music sedang berlangsung.

Kebakaran itu memicu kepanikan dan membuat para pengunjung berlarian untuk menyelamatkan diri. Bahkan beberapa orang di antaranya berlari dengan pakaian yang terbakar.

Para saksi mata mengungkapkan adanya ledakan, semburan api dan asap yang memenuhi seluruh bangunan satu lantai tersebut. Kebakaran ini tercatat sebagai salah satu yang paling mematikan di Thailand dalam beberapa tahun terakhir.

Kantor distrik Chatuchak di Bangkok, seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (14/7/2026), melaporkan bahwa hingga Selasa pagi, jumlah korban tewas bertambah menjadi sedikitnya 30 orang. Data ini bertambah dari sebelumnya, yakni 27 orang.

Tiga korban luka yang menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat, menurut otoritas setempat, akhirnya meninggal dunia. Keluarga korban tewas berkumpul di Rumah Sakit Umum Kepolisian pada Selasa (14/7) untuk mengambil jenazah orang-orang terkasih mereka.

Selain korban meninggal, 75 orang lainnya mengalami luka-luka, dengan rincian 24 orang di antaranya dalam kondisi kritis di rumah sakit. Sementara, sejumlah orang dilaporkan masih hilang.

Pihak keluarga telah mendatangi rumah sakit untuk mencari orang-orang tercinta mereka yang belum ditemukan. Sejauh ini, masih ada tiga jenazah yang belum teridentifikasi.

Gubernur Chadchart, dalam pernyataannya, mengatakan bahwa sebagian besar korban kemungkinan meninggal akibat menghirup asap kebakaran.

Bar tersebut terletak di persimpangan ramai di dekat stasiun kereta dan dua pusat perbelanjaan di Bangkok, dan merupakan salah satu satu deretan bar serupa yang kerap dipadati pengunjung pada malam akhir pekan.

Otoritas Bangkok mengatakan bahwa korsleting listrik pada unit pendingin udara (AC) di langit-langit kemungkinan menjadi pemicu kebakaran mematikan tersebut. Bar tersebut telah menjalani pemeriksaan keselamatan pada April lalu.

Pihak kepolisian sedang menyelidiki apakah akses jalan keluar terhalang serta menelusuri penggunaan bahan mudah terbakar untuk dekorasi panggung dan peredam suara.

“Kami telah membentuk komite untuk menyelidiki fakta yang sebenarnya, menentukan apa yang perlu diperbaiki, dan aturan mana yang harus diubah. Kami akan lebih sering melakukan pemeriksaan acak,” kata Gubernur Chadchart.

.Kepolisian setempat melaporkan bahwa sejauh ini 34 orang telah dimintai keterangan terkait kebakaran tersebut. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!