Lurah Paya Pasir, Syerly / Foto: Tangkapan layar dari Instagram Medantalkviral BICARAINDONESIA-Jakarta : Viral di media sosial Lurah Paya Pasir bernama Syerly mengejek warga saat menyampaikan keluhan kepada Walikota Medan, Rico Waas. Buntut video viral itu DPRD Medan meminta agar Syerly dicopot dari jabatannya.
Diketahui, Syerly diduga mengejek warga saat menyanpaikan terkait lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Jalan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan kepada Walikota.
“Ya kalau dia enggak bisa mengayomi masyarakatnya, bagus dicopot ajalah. Ngapain lagi, ganti aja dengan yang mau mengemong masyarakatnya,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan, Robi Barus, Rabu (29/7/2026).
Robi mengatakan, sebagai seorang Lurah, Syerly seharusnya bisa mengayomi warganya yang sedang menyampaikan keluhan.
“Harusnya sebagai seorang lurah kan dia pamong. Seorang pamong kan mengemong rakyat. Bukan malah dia jadi meleceh masyarakat. Dia bilang dia curhat, ya wajar masyarakat curhat dengan walikotanya. Iya kan? Kalau dia merasa tidak bisa mengemong, ya enggak usah jadi pamong,” ungkap anggota Komisi I DPRD Medan itu.
Robi menyebut sikap Syerly tidak mencerminkan sosok seorang pemimpin. Menurutnya, warga memiliki hak untuk menyampaikan keluhan kepada pemimpinnya.
“Ngapain dia jadi pemimpin, jadi lurah di sana kalau enggak ada masyarakatnya tidak punya empati. Itu kan salah satu hak masyarakat juga untuk menyampaikan keluhannya kan? Jadi itu enggak benar itu lurah kayak gitu, enggak. Tak layak itu jadi lurah itu,” katanya.
Robi mengaku dirinya menyesalkan sikap Syerly yang mengundang perhatian netizen di media sosial.
“Saya menyayangkan dan menyesalkan. Karena kan mereka itu digaji rakyat, untuk pada rakyat menggaji kalau mereka enggak bisa kerja,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, viral seorang lurah di Medan diduga mengejek warga saat mengeluhkan terkait Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Lurah tersebut diketahui merupakan Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan bernama Syerly.
Dalam video itu terdengar seorang warga menceritakan terkait keresahannya kepada Walikota Medan soal keamanan di Jalan Paya Pasir. Warga itu menyebut, dirinya mengeluarkan uang pribadi untuk membeli dan memasang lampu jalan.
“Pak nanti izin pasang lampu ya pak. Gelap kali soalnya pak. Banyak kali di sini begal. Ini empat tiang (lampu) saya pasang sendiri pakai duit pribadi,” kata warga dalam video yang beredar dilihat Rabu (29/7/2026).
Namun, tiba-tiba Lurah Syerly merespon apa yang disampaikan warganya. Sehingga respon itu menjadi perhatian netizen lantaran dirinya terlihat diduga mengejek warga yang sedang menyampaikan keluhannya tersebut.
“Cie curhat dia,” kata Syerly.
Terkait hal ini, Inspektorat Kota Medan diketahui telah memanggil dan meminta klarifikasi langsung dari Syerly yang bertugas di Kantor Camat Medan Marelan. Hal ini berdasarkan Berita Acara Klarifikasi Nomor 800.1.6.2/257/Irbansus/2026 tertanggal 28 Juli 2026. (Ka/dtc)