x

Bahaya! 3 Juta Lebih Warga RI Terdampak Asap Karhutla, Terjadi Lonjakan ISPA

2 minutes reading
Sunday, 23 Aug 2026 13:35 0 117 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Jakarta: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap mulai berdampak pada kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat lebih dari 3 juta warga di 37 kabupaten/kota terpapar langsung asap karhutla yang terjadi di tujuh provinsi.

Dampak kesehatan paling terlihat dari melonjaknya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di sejumlah wilayah. Kemenkes mengerahkan ratusan tenaga kesehatan dan mendistribusikan logistik kesehatan ke daerah terdampak.

Berdasarkan data Kemenkes hingga 21 Agustus 2026, tujuh provinsi yang terdampak karhutla yakni:

  • ambi
  • Riau
  • Sumatera Selatan
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Timur

Bahkan Enam provinsi di antaranya telah menetapkan status siaga darurat bencana seiring kondisi kemarau panjang yang berlangsung sejak awal 2026.

Kasus ISPA Melonjak 78 Persen

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Agus Jamaludin mengatakan lonjakan kasus ISPA cukup signifikan terjadi di sejumlah daerah.

Di Kalimantan Tengah misalnya, kasus ISPA meningkat dari 402 kasus menjadi 716 kasus hanya dalam waktu satu pekan. Artinya, terjadi kenaikan sebesar 78,1 persen.

Sementara di Kalimantan Barat, tercatat lebih dari 151 ribu kasus ISPA sejak Januari 2026. Lonjakan kasus paling tinggi dilaporkan terjadi di Pontianak, Kubu Raya, dan Mempawah.

Tren serupa juga dilaporkan terjadi di Riau dan Kalimantan Selatan. Selain ISPA, warga di wilayah terdampak juga mengalami keluhan asma hingga iritasi akibat paparan asap.

Meski dampak kesehatan terus meningkat, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat bencana asap tersebut.

“Sebagai upaya mitigasi kesehatan akibat karhutla, kami telah memobilisasi sejumlah 314 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, dan epidemiolog dengan konsentrasi utama di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/8/2026). (Rz/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!