x

Tak Hanya Jakarta, PAUD hingga SMP di Depok Terapkan PJJ Imbas Erupsi Anak Krakatau

2 minutes reading
Monday, 7 Sep 2026 07:17 0 104 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Kegiatan Pembelajatan Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Dari Rumah (BDR) juga diterapkan di Depok. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Depok memberlakukan kegiatan PJJ selama dua hari, mengingat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Depok ngambil kebijakan ini belajar dari rumah (BDR) ya, PJJ dua hari ya, Senin-Selasa. Sambil dievaluasi nanti perkembangannya seperti apa, mudah-mudahan membaik ya,” ujar Kadisdik Kota Depok Wahid Suryono, Minggu (6/9/2026), dikutip dari detikcom.

Wahid mengatakan pengumuman ini berlaku untuk satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta di Kota Depok.

“Iya, PAUD sampai SMP. Kalau yang SMA nanti ada edaran dari apa, Disdik Provinsi ya. Malam ini juga sedang disiapkan edarannya,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Wahid mengimbau pelajar untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Dia juga meminta masyarakat menggunakan masker apabila di luar ruangan.

“Jadi, hanya memang harus membatasi aktivitas di luar ruangan. Jadi kalau keluar ruangan pakai masker, jadi sebaiknya tetap di dalam rumah ya. Karena bagaimanapun kan ya debunya halus ya, jadi khawatir nanti mengganggu kesehatan,” kata Wahid.

“Jadi kalau aktivitas sebaiknya sih aktivitas dibatasi di dalam rumah, jangan jangan keluar anak-anak. Jadi belajar aja di rumah, kalaupun nanti perlu keluar sebaiknya menggunakan masker, gitu,” sambungnya.

Sebaran Abu Anak Krakatau
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menguraikan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. BMKG menyebut sebaran abu mencapai wilayah Lampung hingga sebagian Jakarta, berdasarkan data BMKG, sebaran abu vulkanik per pukul 04.00 WIB. Lembaga tersebut mengidentifikasi dua klaster sebaran abu Gunung Anak Krakatau.

“Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada 6 September 2026 pukul 04.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” tulis BMKG dalam situs resminya.

Klaster pertama mengarah ke Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Sebaran abu pada klaster ini mencapai ketinggian 20.000 kaki.

“Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20 ribu ft teramati ke arah timur laut-selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya,” paparnya. (Ka/dtc)

 

LAINNYA
x
error: Content is protected !!