x

4 Penyelam Hilang Saat Diving di Pulau Panga Batang NTT, 3 di Antaranya WNA

2 minutes reading
Sunday, 4 Oct 2026 18:03 0 84 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Sebanyak empat penyelam dilaporkan hilang setelah melakukan diving di sekitar perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari empat orang tersebut tiga diantaranya merupakan warga negara asing (WNA).

Keempat penyelam yang masih dalam pencarian terdiri dari dua WNA asal Irlandia, satu WNA asal Austria, dan satu orang tour guide WNI.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere menerima laporan adanya penyelam yang tenggelam tersebut pada Minggu (4/10/2026) pukul 14.10 Wita. Laporan diterima dari salah seorang tour guide melalui sambungan telepon.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, enam orang yang terdiri dari dua guide WNI dan empat WNA melakukan penyelaman di sekitar perairan Pulau Panga Batang.

Para penyelam kemudian dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim didampingi seorang guide.

Saat penyelaman berlangsung, kondisi arus di sekitar lokasi dilaporkan cukup kencang. Tim pertama yang terdiri dari satu guide WNI dan satu WNA asal Belanda berhasil kembali ke permukaan dalam keadaan selamat.

Sementara itu, tim kedua belum kembali ke permukaan. Tim tersebut terdiri dari satu guide WNI, dua WNA asal Irlandia, dan satu WNA asal Austria.

Pihak pemandu tur kemudian meminta bantuan SAR karena keempat penyelam tersebut belum kembali ke permukaan.

Diperkirakan lokasi kejadian berada di sekitar perairan Pulau Panga Batang, Kabupaten Sikka, pada koordinat 8°29’5.75″S – 122°27’34.71″E. Lokasi tersebut berjarak kurang lebih 16,6 nautical mile (NM) dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Maumere mengerahkan Tim SAR gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 menuju lokasi kejadian.

“Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih berjibaku melaksanakan pencarian terhadap empat penyelam yang belum kembali ke permukaan,” ujar Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, Minggu (4/10), dikutip dari detikcom. (Ka/dtc)

LAINNYA
x