x

ACT Salurkan Bantuan Pangan Bagi Korban Banjir Tebingtinggi

2 minutes reading
Saturday, 28 Nov 2020 16:05 0 110 admin

BICARAINDONESIA-Tebingtinggi : Setelah menerima informasi bencana banjir yang melanda Kota Tebingtinggi kemarin, Sabtu (28/11/2020), Tim MRI-ACT setempat langsung menurunkan relawannya.

Di lokasi bencana, mereka membagikan 60 paket bantuan Covid19 BI, dan 60 karung beras kepada masyarakat korban musibah banjir serta dapur umum. Bantuan yang diturunkan sementara ini hanya masih bisa untuk tiga kelurahan, yaitu Bandar Sakti, Badak Bejuang, dan Kec. Tebingtinggi Kota.

Selain menggerakan Tim DERM dari Masyarakat Relawan Indonesia kota Tebingtinggi, ACT juga melibatkan belasan Mahasiswa dalam pendistribusian paket pangan kali ini dilokasi banjir yang dimaksud.

Sejak sore para relawan dan mahasiwa menyisir satu perstau rumah di ketiga kelurahan tersebut, mendatangi setiap rumah dengan memanggul beberapa paket. Tampak para relawan dan mahasiswa bersemangat walau pakaian mereka basah kuyup.

Kepala Cabang ACT Sumut, Fadhli Septavianra disela-sela kegiatannya memberikan Orientasi Relawan di Padangsidimpuan pagi tadi, mengatakan bahwa sudah 2 hari banjir melanda kota Tebing tinggi dengan luas paparan yang sangat luar biasa.

“Apakah kita bersikap biasa biasa saja melihat saudara-saudara kita kedinginan dan harus berpindah. Ayo kita tunjukkan kepedulian kita agar bisa meringankan beban saudara kita,” imbaunya.

Seperti diketahui, Kota Tebingtinggi mendadak berubah bak lautan, menyusul meluapnya Sungai Padang sejak Jum’at kemarin. Ini diakibatkan dari intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Sedikitnya ada lima kecamatan yang terendam banjir, yakni Kecamatan Padang Hulu, Padang Hilir, Rambutan, Bajenis dan Tebingtinggi Kota.

Diperkirakan ada lebih dari 3.122 KK yang terdampak. Dengan ketinggian variasi, dari ribuan rumah yang terendam banjir, diantaranya bahkan ada pemandangan yang hanya menyisakan bagian atap rumah karena banjir sangat tingg.

Khususnya didaerah Kecamatan Bajenis, merupakan wilayah yang paling parah terdampak, karena ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Sakti Wibowo, Staf Program ACT Sumut mengimbau para relawan yang berada di wilayah Tebingtinggi, untuk tetap siaga hingga banjir surut.

“Jangan lupa tetap memerhatikan kebutuhan para warga yang terdampak, Agar kami yang di Medan ini bisa memberikan support dan bantuan secepatnya. Agar beban warga dapat berkurang,” pesan Sakti.

Editor : Van/rel

 

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x