x

Banjir Bandang Kembali Terjang Nepal, 5 Orang Hilang

2 minutes reading
Sunday, 11 Oct 2026 22:17 0 81 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Banjir bandang kembali terjadi di Nepal. Akibatnya, lima orang hilang dan 40 rumah hanyut dalam banjir ini.

Dilansir Reuters, Anadolu Agency, dan detikcom, Minggu (11/10/2026), Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional Nepal melaporkan dua perempuan dan tiga laki-laki hilang kontak usai banjir menerjang tersebut.

Militer Nepal menyatakan 49 orang lainnya, termasuk seorang warga negara asing, telah diselamatkan. Namun, mereka tidak menyebut kewarganegaraan orang tersebut.

Srbanyak 40 rumah hanyut akibat banjir bandang di distrik Gorkha, Nepal tengah, tersebut. Tak hanya itu, banjir bandang juga menyebabkan kerusakan luas di wilayah pedesaan Chumnubri dan Dharche.

Banjir tersebut tak hanya menghanyutkan rumah, tapi juga jembatan dan infrastruktur proyek pembangkit listrik tenaga air, serta menggenangi permukiman dan mengancam lebih banyak rumah Menteri Dalam Negeri Nepal Sudan Gurung mengatakan banjir tersebut menghanyutkan jembatan yang menghubungkan Nyakchet dan Philim Bazaar di Chumnubri-3.

Seperti diketahui, Banjir bandang menerjang Nepal usai tanah longsor menutup aliran sungai Budhi Gandaki. Banjir tersebut menghanyutkan bangunan yang dilewatinya.

Dilansir Reuters, Minggu (11/10), otoritas Nepal mengimbau penduduk desa di sekitar wilayah yang diterjang banjir untuk pindah ke tempat yang lebih aman setelah banjir di sungai Budhi Gandaki menghanyutkan beberapa rumah dan infrastruktur. Namun demikian, sampai saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa.

Tanah longsor kering di Desa Chumnubri, distrik Gorkha-sekitar 100 km di sebelah barat Kathmandu, menyumbat aliran Sungai Budhi Gandaki. Sumbatan itu menyebabkan banjir di bagian hilir.

Budhi Gandaki merupakan anak sungai dari Sungai Trishuli. Lokasinya berada di hilir dari anak sungai lain tempat runtuhnya gletser memicu banjir dahsyat pada bulan Agustus lalu yang menewaskan 1.457 orang, sementara ribuan lainnya masih dinyatakan hilang. (Ka/dtc)

LAINNYA
x