x

Boleh Impor BBM Lagi, Kuota SPBU Swasta Naik 10%

2 minutes reading
Tuesday, 6 Jan 2026 07:35 0 366 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : SPBU swasta telah memdapat izin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengimpor Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun ini. Harapanya pasokan BBM di SPBU swasta kembali normal lagi.

Seperti diketahui, sejak akhir Agustus 2025, sejumlah BBM di SPBU swasta stoknya kosong lantaran stok untuk satu tahun sudah habis duluan.

Meski telah diberikan izin impor, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman enggan merinci kuota impor yang diberikan, termasuk kenaikannya. Ia hanya mengatakan kenaikan kuota impor BBM yang diberikan ke SPBU swasta mirip seperti 2025.

“Sudah diberikan izin impor. Kenaikannya 10% dari tahun 2025 mirip lah sama,” ujarnya saat ditemui di BPH Migas, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).

Laode mengaku bahwa proses impor BBM berjalan berkesinambungan dan tidak terputus di awal tahun. Menurutnya, pengiriman BBM dilakukan secara berkelanjutan tanpa jeda.

Pemerintah berharap setelah izin impor tersebut, pasokan BBM di SPBU swasta tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Bukan segera normal, harusnya sudah normal. Kan kita tidak ada menghentikan,”tegas Laode.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, SPBU swasta sudah mengajukan kuota impor BBM kepada pemerintah. Jumlah kenaikan kuota impor akan disesuaikan dengan realisasi penjualan yang dilakukan tahun 2025.

“SPBU swasta sudah mengajukan kuota untuk tahun 2026. Seharusnya itu sudah tahap penyelesaian di Dirjen Migas. Untuk tahun 2026 itu menyesuaikan dengan penjualan, kemudian itu juga ada asumsi kenaikan,” kata Yuliot di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (2/1/2026).

Yuliot belum membocorkan kenaikan kuota impor bagi SPBU swasta seperti Shell, VIVO atau BP-AKR. Yuliot mengaku babwa belum mendapatkan data realisasi penjualan BBM SPBU swasta tahun 2025.

“Kita akan melihat terlebih dahulu ini kan berapa realisasi penjualan tahun 2025 kan kita belum dapat, ini lagi dikonsolidasikan sama Dirjen Migas,” katanya.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!