Bareskrim Polri dan BNN RI melakukan penggerebekan sebuah diskotek di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara/Foto: Kurniawan Fadilah/detikcom
BICARAINDONESIA-Jakarta: Sebuah diskotek di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi sasaran razia tim gabungan Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Minggu dinihari (18/10/2026).
Dilansir dari detikcom, tim penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri dan BNN RI tampak turun ke lokasi pukul 00.35 WIB. Di TKP, petugas langsung memeriksa meja-meja pengunjung diskotek.
Petugas juga meminta para pengunjung untuk tidak beranjak dari meja-mejanya. Sejumlah pengunjung pun tampak kaget saat tim Bareskrim dan BNN datang ke lokasi.
“Baik selamat malam. Mohon maaf mengganggu waktunya. Kami dari Bareskrim Mabes Polri dan BNN Republik Indonesia. Kami sedang melakukan kegiatan penertiban narkotika. Kami mohon kiranya bapak-bapak, ibu-ibu, tolong bantu kami untuk mempercepat pengecekan. Supaya rekan-rekan semua bisa melanjutkan kembali kegiatan,” ucap petugas di lokasi.
“Setelah ini, rekan-rekan, Bareskrim dan BNN silakan lakukan pengecekan, baik orang maupun barang, atau ruangan. Semoga kita semua diberikan keselamatan,” lanjutnya.
Petugas pun memeriksa setiap meja dan kursi pengunjung. Para pengunjung juga turut diperiksa. Petugas memisahkan para pengunjung pria dan wanita dalam proses pengecekan tersebut.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas mendapati sejumlah barang bukti yang disita berupa cartridge. Petugas pun meminta pengunjung yang kedapatan membawa barang bukti narkotika untuk melakukan tes urine.
“Bawa dulu ini, dicek-dicek. Polwan silakan bawa yang perempuan, Polki silakan bawa yang laki-laki, ke kamar mandi,” ujar petugas.
Petugas dari Bareskrim dan BNN juga mendatangi ruang-ruang karaoke yang ada di dalam diskotek. Di sana, penyidik menyisir seluruh meja dan kursi serta para pengunjung yang ada di dalam ruang karaoke.
Beberapa pengunjung di ruang karaoke juga diminta untuk tidak beranjak. Petugas pun kembali menemukan cartridge dari sejumlah pengunjung di dalam ruang karaoke.
“Ini ada ini, kami temukan di bawah tisu. Di kamar mandi, ada 2 cartridge. Bawa dulu, dicek,” ujar petugas.
Penggerebekan ini dipimpin langsung oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Kristian Parluhutan Siagian dan Plt Deputi Pemberantasan BNN, Adri Irniadi. Penggerebekan ini melibatkan total 462 personel gabungan dengan rincian 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal dan 160 personel dari BNN. (Ty/dtc)
|
|
