x

Golkar Desak Dirut PTPN3 Teruskan Kasus Pencurian Getah Sheet Berskala Besar ke Poldasu

4 minutes reading
Thursday, 22 Oct 2020 16:58 0 144 admin

BICARAINDONESIA-Medan : Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara, H Zulkifli Barus, mendesak Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (PTPN3), Muhammad Abdullah Gani untuk melaporkan kasus pencurian getah sheet berskala besar di pabrik karet Sarang Giting, Kec. Dolokmasihul, Kab. Serdangbedagai kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera.

Permintaan itu disampaikan Zulkifli  pada  wartawan saat ditemui di Bandara Internasional Kualamu, menanggapi aksi pencurian getah sheet yang berhasil digagalkan petugas keamanan kantor direksi PTPN3, Kamis (22/10/2020).

Menurut Zulkifili, kasus pencurian tersebut murni tindak pidana umum. Sehingga diharapkan pihak direksi mampu bersikap adil dan transparan dengan melimpahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Sikap tegas itu patut diambil, kata Zulkifli, mengingat aksi pencurian getah sheet berkala besar itu, sudah berulang kali terjadi dengan berat mencapai puluhan ton, sehingga berdampak kepada volumenya.

“Kasus pencurian di pabrik karet Sarang Giting itu wajib dilimpahkan kepolisi, dalam hal ini ke Polda Sumut. Karena selain jumlah kerugian negara mencapai milyaran rupiah, juga harus merncerminkan rasa keadilan, ucap pria yang tercatat sebagai salah satu tokoh yang ikut  membentuk GSPBUN PTPN I-XIV (Sekarang Federasi SPBUN)

Wakil Ketua Partau Golkar itu menambahkan, pihak perusahan PTPN3 harus membuka akses informasi seluas luasnya kepada masyarakat, dan jangan ada yang ditutup-tutupi, meskipun yang terlibat orang dalam dari golongan pimpinan.

“Pihak peerusahaan harus adil dan transparan. Jangan kalau karyawan panen (penderes) salah langsung dipecat atau dimutasikan ke ujung langit, sementara pimpinan salah ditutup-tutupi,” tudingnya.

Zul menilai, terjadinya aksi pencurian di pabrik karet (Ribbed Smoke Sheet Factory), akibat lemahnya pengawasan yang dilakukan pimpinan di tingkat Distrik Manajer hingga Manajer Kebun Sarang Giting.

“Direksi perlu meninjau kembali penempatan Manajer Kebun dan Distrik Manejer disana. Kok bisa aksi pencurian yang dilakukan berulang kali tidak diktehaui mereka,” cetus Zulkifli heran.

Hal senada  juga disampaikan Moeldoko,
Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Deliserdang DPD I Golkar sumut. Ia berharal Direksi PTPN3 bersikap adil dan transparan dalam menangani kasus pencurian di perusahaan milik negara ini.

“Jika diabaikan begitu saja kebocoran tentu akan terus berkesinambungan, bahkan membesar hingga menimbulkan  kerugian keuangan BUMN. Oleh karenanya pimpinan yang ditugaskan Kementerian BUMN mengurusi perusahaan harus tegas dan taat akan prosudur hukum. KalauTidak sebaliknya diganti saja,” ucapnya singkat.

Humas PTPN III, Cristian Orchard Perangin Angin yang di dihubungi pada Rabu, 21 Oktober 2020 melalui telepon selular tidak berhasil. Meski nada dering telepon genggamnya berdering, namun tidak diangkat. Begitu juga pesan whatsapp yang dikirim tidak berbalas.

Sebelumnya mantan Ketua SP-BUN PTPN3 itu saat dikonfirmasi Senin, 19 Oktober 2020, belum mengetahui kabar aksi pencurian aset negara tersebut. Cristian meminta waktu untuk memonitor kasus tersebut.

Sementara Asisten Personalia Kebun (APK) Sarang Giting, Khairul saat dihubungi tidak banyak memberi keterangan tentang hasil perkembangan kasus pencurian satu truk getah sheet tersebut. “Kami belum dapat laporan dari kantor direksi”, kilahnya.

Sedangkan.Kepala Biro Sekretariat PTPN3 di Medan, Faisal ketika dihubungi mendelegasikannya kepada Tondi Lubis bagian Humas. Namun Tondi juga tidak banyak mengetahui tentang hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak keamana kantor direksi.

“Humas belum menerima hasil pemeriksaannya. Karena sampai saat ini masih dilakukan investigasi sama pihak SPI dan pihak keamanan kita”, kata Tondi.

“Jadi kita disini melakukan investigasi, bukan penyelidikan. Karena kita kan gak bisa menyelidiki, yang bisa menyelidikikan polisi,” imbuhnya.

Ketika ditanya mengapa tidak diserahkan saja kasusnya segera kepada pihak kepolisian untuk pengusutannya, kata Tondi, pihakny masih menunggu hasil investigasi.

“Karena sampai saat ini penangkapannya masih simpang siur. Kalau masalah ke polisi itu jalan terakhir. Nanti kita lihat hasil investigasinya. Karena sampai saat ini masih simpang siur. Ada yang bilang ditemukan SPI dan ada juga ditemukan pihak keamanan,” ucap Tondi.

Namun ia tidak membantah bila pihak dari kantor direksi PTPN3 yang beralamat di Jl. Sei Batang Hari Medan beberapa hari lalu melakukan penangkapan satu truk bermuatan getah sheet.

Penulis : Yuli
Editor : Yudis

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x