x

Jelang Sepekan Larangan Mudik Lebaran, Pesanan Tiket Bus Meningkat

2 minutes reading
Wednesday, 21 Apr 2021 04:28 0 146 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Anthony Steven Hambali memeperkirakan sepekan jelang pemberlakukan larangan mudik Lebaran akan ada kenaikan penumpang. Memang pemilik Perusahaan Otobus (PO) ini mengatakan bahwa sekarang belum terlihat adanya peningkatan signifikan penumpang bus. Namun, pesanan tiket bus antarkota antarprovinsi atau AKAP sudah meningkat untuk tanggal 1-5 Mei 2021.

“Saat ini yang mudik itu belum terlihat di grafik, artinya penumpang yang lalu-lalang ini umumnya masih yang berkepentingan untuk bepergian. Tapi memang untuk tanggal 1-5 Mei pesanan sudah mulai naik,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (21/4/2021).

Seiring dengan tingginya permintaan dari masyarakat jelang pemberlakuan larangan mudik, Anthony mengakui, setiap PO bus AKAP akan menaikkan tarif atau biasa disebut tuslah.

Kenaikan tarif bus, katanya akan mencapai 100 persen.

“Ini kan hukum ekonomi, (tarif naik) karena permintaan banyak. Maka biasanya tuslah pada H-7 Lebaran, ini ditarik lebih mundur jadi H-7 sebelum larangan mudik diberlakukan,” jelasnya.

Adanya larangan mudik tentu sangat berdampak pada bisnis industri PO bus. Oleh kare itu, ketika ada kenaikan permintaan jelang penerapan larangan mudik, PO bus menyambut momentum ini untuk dorong pemulihan perusahaan.

“Kita ini bukan semena-mena naikkan (tarifnya), enggak. Kita sudah enggak kuat, kalau enggak naik yah semakin rugi. Dengan harga segini saja kita sudah enggak ngomongin untung, tapi asal bisa hidup bisnis ini sampai pandemi selesai yang enggak tau kapan,” ungkapnya.

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x