x

Jenazah Karyawan Indomaret yang Tewas di Sungai Rambutan Dikebumikan di Tamora

2 minutes reading
Monday, 14 Dec 2020 23:47 0 136 admin

BICARAINDONESIA-Tanjungmorawa : Haru dan sedih mengiringi penemuan jasad Imam Hanafi alias Mas Imam, yang meregang nyawa di aliran Sungai Rambutan, Jl. Rambutan Desa Dalu XA, Kec. Tanjungmorawa, Kab. Deliserdang, Sumatera Utara pada Senin malam, 14 Desember 2020.

Jenazah pemuda 20 tahun itu ditemukan tak jauh dari lokasi ia terperosok oleh rekan-rekan sepekerjaannya di Indomaret sekitar pukul 22.40 WIB dalam kondisi tubuh yang mulai menggembung.

Melibatkan Basarnas dan Pujakesuma Rescui, serta dibantu warga sekitar jembatan yang ambrol, jasad pemuda perantauan asal Pasuruan, Jawa Timur itu kemudian dapat dievakuasi, untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Deliserdang di Lubukpakam.

Dengan menggunakan ambulance, jenazah Imam Hanafi dibawa ke RSUD Deliserdang/foto : nyak

Sutris selaku Manager Indomaret mengatakan, ia mewakili manajemen perusahaan sangat berterima kasih kepada semua pihak diantara nya Basarnas, Pujakesuma Rescui dan Pramuka Peduli Kwaran Tanjungmorawa yang sudah bersusah payah membantu mencari korban hingga malam tadi.

“Kami sangat bersyukur korban dapat di ditemukan. Korban saat ini kita bawa ke rumah sakit umum Deliserdang untuk di bersihkan,” ucap Sutris.

Sementara itu, proses pemakaman korban masih simpang siur. Apakah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Jawa Timur, atau dikebumikan di Desa Bangunrejo, Tanjungmorawa yang selama ini menjadi lokasi korban ngekos.

Sebelumnya, pencarian terhadap Imam Hanafi alias Imam, seorang karyawan Indomaret yang hilang terseret arus Sungai Rambutan di Jl. Rambutan, Desa Dalu XA, Kec. Tanjungmorawa (Tamora), Kab. Deliserdang, Sumatera Utara, pada Minggu pagi, 13 Desember 2020 kemarin, akhirnya berakhir.

Jasad pemuda berusia 20 tahun itu ditemukan malam tadi dalam kondisi sudah tak lagi bernyawa..Meski sejak kemarin hingga petang tadi Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar alur sungai, jasad Imam justru ditemukan hanya bebeberapa meter dari jembatan ambrol tempat ia dan rekannya Alfianto terjungkal hingga nyemplung ke sungai.

Menurut informasi, jasad korban dalam posisi terapung di tengah derasnya arus sungai, pertama kali terlihat oleh warga sekitar bernama Azuar.

“Awalnya beberapa saat sebelum ditemukan, kami mengadakan doa bersama di lokasi. Terus selesai doa, kami lihat jasad korban naik kepermukaan,” ucapnya.

Penulis : Budi
Editor : Yudis

 

 

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x