x

Kebakaran Kapal Kargo di China Tewaskan 25 Orang, 5 Luka-luka

2 minutes reading
Thursday, 10 Sep 2026 23:55 0 125 Teuku Yan

BICARAINDONESIA: Amuk si jago meluap melumat sebuah kapal kargo berbendera asing yang sedang bersandar di pelabuhan China. Sedikitnya 25 orang tewas. Sedangkan 17 lainnya berhasil dievakuasi dengan beberapa korban luka.

Dilansir AFP, Kamis (10/9/2026), kapal pengangkut muatan curah (bulk carrier) yang sedang bersandar di pusat pelayaran wilayah timur, Qingdao, itu membawa 42 orang saat kebakaran terjadi, menurut penyiar negara CCTV.

Tujuh belas orang di antaranya berhasil dievakuasi. Lima orang di antaranya mengalami luka-luka.

“25 orang yang hilang telah ditemukan, namun tidak ada satu pun yang menunjukkan tanda-tanda kehidupan,” lapor CCTV.

Kantor berita pemerintah Xinhua sebelumnya melaporkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.15 saat kapal sedang singgah di pelabuhan untuk menjalani perawatan, tanpa menyebutkan penyebab kebakaran tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 waktu setempat (06.30 GMT).

Seorang saksi mata dari kompleks perumahan di dekat lokasi kejadian mengatakan kepada AFP bahwa ia melihat asap tebal mengepul dari kapal, namun tidak mendengar suara ledakan.

“Saya kebetulan melihat asap dari kapal itu, tetapi tidak terlihat adanya api,” ujarnya.

“Saya tidak mendengar ledakan ataupun mencium bau apa pun,” ujarnya.

Sementara, Kantor berita Xinhua membagikan video lokasi kejadian yang memperlihatkan sebuah kapal besar bernama Ocean Melody sedang bersandar di galangan kapal, dengan puluhan petugas penyelamat memadati geladak dan memasuki kapal tersebut.

Beberapa mobil pemadam kebakaran dan ambulans tampak bersiaga di dermaga di depan kapal. Ocean Melody adalah kapal pengangkut muatan curah sepanjang 190 meter (623 kaki) yang berlayar dengan bendera Liberia, menurut situs pelacakan kapal MarineTraffic, yang mencatat posisi kapal tersebut sedang bersandar di Qingdao.

Qingdao merupakan kota asal sekaligus nama merek bir Tsingtao serta pusat maritim internasional utama yang terhubung dengan lebih dari 700 pelabuhan di lebih dari 180 negara dan wilayah, menurut media pemerintah. Galangan kapal Qingdao Beihai Shipbuilding beroperasi sebagai anak perusahaan dari China State Shipbuilding Corporation.

Presiden Xi Jinping “menekankan perlunya… meminta pertanggungjawaban secara tegas dari pihak-pihak yang bersalah,” lapor Xinhua.

Xi menyatakan bahwa “semua wilayah dan instansi terkait harus memetik pelajaran mendalam dari insiden ini, serta menyelidiki dan membenahi segala bentuk potensi bahaya kebakaran secara menyeluruh,”. (Rz/,dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!