Konferancab ke-II GP Ansor Percut Seituan Digelar, Alwiyandi Sofyan Terpilih Secara Aklamasi

BICARAINDONESIA-Percut Seituan : Konferensi Pengurus Anak Cabang, Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Percut Seituan ke – II, menetapkan Alwiyandi Sofyan sebagai ketua, dengan masa khidmat 2021-2023. Pria yang akrab disapa Cak Alwi ini terpilih secara aklamasi.

Konferancab II PAC GP Ansor Percut Seituan berlangsung di Masjid Syahiratul A’maal, Sabtu (11/9/2021), berjalan dengan lancer, diikuti oleh Pengurus PAC Percut Seituan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Konferancab II GP Ansor Percut Seituan kali ini dihadiri oleh Kiyai Fauzi, sekretaris PW IPNU Sumut Surya Hasibuan, Ketua IPNU kota Medan Jul Hamdi dan para tokoh agama, pemilihan ketua dipandu oleh Helkin sebagai pimpinan sidang.

Pasca ditetapkan sebagai ketua terpilih, Cak Alwi (sapaan akrabnya) akan melakukan konsolidasi gerakan. Ada tiga program kerja yang menjadi prioritas utama di periode kedua. Program pertama tentang keorganisasian.

“Yang menjadi prioritas utama adalah membentuk pimpinan ranting yang maksimal. Saat ini ada 8 desa dan 12 kelurahan yang akan dibentuk. Selain itu kita akan membuat database kader, pelaporan kegiatan, dan tata kelola administrasi yang baik,” kata Cak Alwi.

Prioritas kedua, akan menggalakkan kaderisasi di masing-masing pimpinan ranting setelah terbentuk. “GP Ansor adalah organisasi berorientasi pengkaderan. Kaderisasi merupakan nafas organisasi,” jelas Alwi

Selain itu, Alwi juga menambahkan, bidang yang akan menjadi prioritas utama lainnya adalah mengoptimalkan majelis dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor hingga tingkat ranting.

“Rijalul Ansor ini merupakan tempat untuk menciptakan kader yang berdakwah di tengah-tengah masyarakat. Pemuda-Pemuda Ansor yang akan berdakwah, ‘Rahmatan Lil Alamin’ di tengah generasi millenial,” tambahnya.

Ketua terpilih juga berjanji akan memberikan pembekalan kepada kader agar mampu memanfaatkan teknologi dan informasi.

“Banyak hal yang bisa dilakukan di zaman digital ini, design grafis, photografer, videogrfer, ekonomi kreatif, dakwah di sosial media, dan lainnya. Artinya karakter pemuda Ansor harus siap beradaptasi dengan zaman, apapun situasi dan kondisinya,” harap Alwi.

Penulis / Editor : Rill / Amri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!