“Hari ini kita menuntut Presiden untuk keluar dari Board of Peace, yang katanya badan perdamaian tapi justru menjadi analisator dari perang yang terjadi di Timur Tengah,” ujar orator dari atas mobil komando.
Massa juga membawa tuntutan lain dalam unjuk rasa tersebut. Massa meminta agar perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat dibatalkan.
“Beberapa hari ini situasi di dunia sedang tidak baik-baik saja. Hari ini kita menuntut agar pemerintah atau DPR untuk membatalkan perjanjian dagang antara Amerika dan Indonesia,” katanya.
Pantauan tim redaksi, massa yang datang membawa atribut dan poster tuntutan. Massa juga menyampaikan tentang tuntutannya agar tidak mengirimkan TNI ke wilayah Gaza.
Sementara itu, rekayasa lalu lintas disiapkan untuk mengantisipasi situasi di lapangan. Sebanyak 210 personel kepolisian disiapkan untuk mengamankan unjuk rasa.
“Untuk rekayasa lalu lintas fleksibel melihat situasi, untuk pasukan pengamanan di DPR 210 personel,” pungkasnya.