x

MAN 3 Padang Geger Akibat Ledakan Bom Rakitan, Terduga Pelakunya Siswa

2 minutes reading
Tuesday, 14 Jul 2026 15:31 0 87 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mencekam setelah suara ledakan keras terdengar. Ledakan itu diduga dari bom rakitan milik siswa sekolah tersebut.

“Iya pelajar inisial R (17),” ujar Jubir Densus 88 AT Polri, Kombes Mayndra Eka, Selasa (14/7/2026).

Ledakan terjadi di MAN 3 Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang, pada Selasa (14/7/2026). Polda Sumatera Barat bersama Densus 88 Anti teror Mabes Polri mendalami kasus tersebut.

“Meledak sekali, di samping kelas. Tidak ada korban,” katanya.

Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan barang yang diduga merupakan bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah. Setelah itu sekolah langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

“Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang, antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya,” bebernya.

Setelah ditelurusi, polisi melakukan penanganan awal terhadap R. Berdasarkan hasil penyelidikan awal diduga R sebagai pemilik barang-barang tersebut.

“Identitas korban yang disebut sebagai sasaran rencana tindakan berasal dari keterangan pelaku dan masih memerlukan pendalaman,” katanya.

Dari keterangan awal terduga, perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.

“Pelaku juga mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum,” kata Mayndra.

Mayndra menjelaskan pelaku mengaku mendapat bahan peledak terinspirasi kasus bom di SMAN 72 Jakarta. Saat ini polisi masih menyelidiki motif tersebut.

“Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa terkait kejadian tersebut. R dan barang bukti telah diamankan pihak kepolisian. Densus 88 beserta Polda Sumbar meminta keterangan saksi-saksi guna pendalaman kasus tersebut. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!