“Motif sementara ini karena cinta ditolak ya. Jadi pelaku sengaja datang dari rumah mau menarget korban, makanya bawa kampak dan parang. Tapi baru kampak yang pelaku gunakan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian, Kamis (26/2/2026).
Raihan Mufazzar (21), pelaku pembacokan sengaja datang dari rumahnya menuju kampus untuk menemui korban. Saat bertemu pelaku langsung membacok korban yang sedang menunggu jam sidang akhir.
“Antara korban dan pelaku ini mereka saling mengenal. Jadi pelaku ini dengan sengaja sudah punya niat mau menganiaya korban,” kata Anggi Rian.
Dalam aksinya, pelaku bahkan menargetkan untuk menghabisi nyawa korban. Beruntung korban cepat terselamatkan dan pelaku ditangkap. Akibat penganiayaan, korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan.
Pelaku kini telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian juga berencana melakukan tes urine. Termasuk membawa pelaku ke psikiater rumah sakit jiwa untuk memastikan terkait kejiwaan pelaku yang nekat menganiaya korban.
“Saat ini kami sedang pemeriksaan. Namun rencana juga mau dibawa ke psikiater dan tes urine untuk memastikan psikis pelaku,” imbuhnya.