Petugas Polres Ngawi melakukan olah TKP kasus pembunuhan yang diduga dilakukan anak ODGJ terhadap ibu kandungnya/foto: dtc BICARAINDONESIA-Ngawi: Seorang wanita paruh baya yang mengalami gangguan kejiwaan atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim), diduga kuat membunuh ibu kandungnya sendiri, Kamis (6/8/2026).
Ketika ditemukan di dalam rumah, tampak jasad korban dalam kondisi bersimbah darah.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, mengungkapkan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh suaminya sendiri pagi tadi saat baru pulang dari sawah sekitar pukul 09.00 WIB.
“Korban diketahui berinisial K (54), sedangkan terduga pelaku merupakan anak kandung korban berinisial D (37), seorang wanita,” ujar Angga kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).
Angga menjelaskan, jasad korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di area bangunan belakang rumahnya. “Lokasi jenazah korban ditemukan di rumah gudang bagian belakang,” imbuhnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menyita barang bukti berupa sebatang bambu yang berlumuran darah di dekat jasad korban.
Berdasarkan hasil riwayat pemeriksaan medis serta keterangan para saksi, pelaku diketahui mengalami gangguan kejiwaan atau ODGJ.
“Berdasarkan keterangan keluarga dan pendamping kesehatan jiwa, terduga pelaku merupakan ODGJ dan saat ini masih aktif menjalani pengobatan,” jelas Angga.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Pras Ardinata menegaskan bahwa meski terduga pelaku terindikasi mengalami gangguan jiwa, pihak kepolisian tetap menjalankan prosedur hukum yang berlaku.
“Kami masih terus melakukan proses penyelidikan dan pengembangan kasus ini, meskipun ada indikasi kuat terduga pelaku mengalami ODGJ,” tandas Pras. (Rz/dtc)