“Untuk penyebabnya belum diketahui, namun diduga korsleting listrik,” ujar Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang, Kamis (12/2/2026).
Api sempat berkobar selama sekitar 6 jam, sejak awal terjadi pada Rabu (11/2) malam. Sejumlah ledakan terdengar dari titik kebakaran saat petugas berupaya melakukan pemadaman.
Api tidak hanya menghanguskan bangunan pabrik, tetapi juga membakar lima unit mobil box dan satu unit mobil yang terparkir di area tersebut.
Komandan Pleton Markas Komando BPBD Kabupaten Tangerang, Amir, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Petugas kemudian fokus melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar pabrik.
Api selesai dipadamkan pukul 07.15 WIB pagi ini. Adapun kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 6 miliar.