x

Penjualan Motor Listrik 2025 Anjlok Gegara Subsidi Tak Jelas

2 minutes reading
Wednesday, 7 Jan 2026 09:17 0 99 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Angka penjualan sepeda motor listrik 2025 mengalami penurunan 28,6 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Penurunan ini terjadi lantaran ketidakjelasan subsidi motor listrik.

Data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Sistem Registrasi Uji Tipe (SRUT) mencatat, penjualan motor listrik tahun 2025 hanya mencapai 55.059 unit, turun dari tahun 2024 yang mencapai 77.078 unit.

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Budi Setiyadi menilai bahwa turunnya penjualan motor listrik tak lepas dari absennya insentif atau subsidi dari pemerintah.

“Ya, pasti turun. Tahun lalu kan 77 ribu unit, tahun 2025 menjadi 55 ribu unit. Tapi menurut saya turunnya ini karena tidak ada subsidi. Kalau ada subsidi, pastinya melampaui jauh dari tahun lalu,” ujar Budi dikutip dari detikOto, Rabu (7/12/2025).

Kendati demikian, Budi mengatakan bahwa angka penjualan 55 ribu unit masih menunjukkan minat masyarakat terhadap motor listrik belum hilang. Data tersebut mencakup seluruh merek motor listrik yang beredar di Indonesia, termasuk merek-merek besar.

“Walaupun tidak ada subsidi, penjualan sekitar 55 ribu. Itu untuk semua brand, termasuk anggota AISI juga. Pastinya ada Honda juga di situ,” kata Budi.

“Data yang ada di Kementerian Perhubungan berdasarkan SRUT. Dengan angka itu menurut saya masuk akal, masyarakat masih ada minat, masyarakat masih mau membeli, semakin lama makin banyak mobil listrik, motor listrik, juga di media sosial, juga ada sepeda listrik juga cukup banyak, artinya dengan bertumbuhnya mobil listrik, sepeda listrik, secara tidak langsung akan mendongkrak penjualan motor listrik juga, meskipun tidak lebih tinggi,” jelasnya.

Kelanjutan program subsidi motor listrik di Indonesia tidak ada kejelasan. Insentif motor listrik sebelumnya dijanjikan akan keluar pada Agustus 2025. Namun, sampai berganti tahun belum ada kabar lagi.

Meski tahun 2025 tak ada insentif, sejumlah produsen motor listrik di Indonesia bisa menyiasatinya dengan sistem sewa baterai yang membuat harga OTR motor listrik terlihat kompetitif.

Adapun angka penjualan motor listrik dari tahun ke tahun sebagai berikut:

2017: 32 unit

2018: 234

2019: 982 unit

2020: 2.109 unit

2021: 10.546 unit

2022: 17.198 unit

2023: 62.409 unit

2024: 77.078 unit

2025: 55.059 unit

LAINNYA
x
error: Content is protected !!