x

Penumpang Malaysia Airlines Diusir dari Pesawat Gegara Lecehkan Pramugari

2 minutes reading
Friday, 10 Apr 2026 23:03 0 58 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Seorang penumpang pesawat Malaysia Airlines diusir dari pesawat karena perlakuan tidak pantas kepada pramugari. Insiden itu terjadi di Kuala Lumpur, sebelum pesawat Malaysia Airlines lepas landas menuju Beijing, lewat tengah malam pada tanggal 8 April, seperti dikutip dari AsiaOne pada Jumat (10/4/2026).

Dari video yang beredar, penumpang ini berdebat saat ditangkap oleh petugas. Ia mempertanyakan apakah ia telah melakukan kesalahan.

“Saya hanya menepuk Anda dua kali dengan ringan, dan Anda tidak mengizinkan saya naik pesawat?” katanya kepada pramugari yang tampaknya adalah korban.

Pramugari kemudian dengan tegas mengatakan bahwa penumpang itu tidak dapat melanjutkan penerbangan karena sikapnya.

“Apakah ini termasuk pelecehan seksual? Bahkan di Singapura, ini tidak akan dianggap sebagai pelecehan seksual, kan?” kata si penumpang.

Pramugari tersebut kemudian memintanya untuk menghormati peraturan di sana.

Saat ia bertanya lagi apakah tindakannya termasuk pelecehan seksual, pramugari itu menjawab bahwa itu terserah padanya untuk menentukan. Namun, pramugari kembali mengatakan bahwa bandara tidak akan mengizinkannya melanjutkan penerbangan ini.

Penumpang itu berulang kali bersikeras bahwa yang dilakukannya bukan masalah dan memintanya untuk tetap terbang. Mengganti penerbangan sekarang akan menimbulkan masalah baginya.

Ia juga meminta untuk melihat rekaman CCTV untuk membuktikan bahwa ia benar.

Pramugari itu tetap pada pendiriannya dan seolah mengatakan kepadanya bahwa ia tahu betul apa yang telah dilakukannya.

Pada akhirnya, ia ditarik oleh dua petugas keamanan dari tempat duduknya dan dikawal menyusuri lorong.

Menurut pria yang merekam video dan mempostingnya di media sosial penumpang

itu adalah warga negara Tiongkok.

Dalam unggahannya, yang kini sudah tidak tersedia, ia mengklarifikasi bahwa ia sendiri tidak menyaksikan dugaan pelecehan tersebut, tetapi menambahkan bahwa emosi tidak muncul tanpa alasan.

Ye menjelaskan bahwa ada beberapa masalah teknis yang memengaruhi proses boarding. Ia sendiri merasa frustrasi dengan cara staf darat menangani situasi tersebut.

Sebelum masalah itu, Ye mengatakan bahwa beberapa kursi penumpang telah diubah, sehingga mereka tidak dapat mengakses gerbang keberangkatan dengan boarding pass mereka.

Menurut Ye suasananya sangat kacau, dan staf darat lambat dalam memproses boarding pass baru.

Banyak penumpang Tiongkok tampak tak berdaya karena mereka tidak mengerti apa yang terjadi dan tidak ada yang membantu menerjemahkan.

Menurut status pelacakan penerbangan MH318, keberangkatan tertunda sekitar satu jam, dari pukul 23:40 hingga 00:41 waktu setempat. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!