PLN Hadir ke Pelosok Negeri, 10 Desa Lagi di Kepulauan Nias Segera Terlistriki

GM PLN UIW Sumut Pandapotan Manurung meresmikan Lisdes 10 desa di Nias dan Nias Selatan/foto : dis

BICARAINDONESIA-Nias : PT PLN (Persero) terus membuktikan komitmennya untuk menerangi seluruh pelosok negeri secara maksimal.

Satu persatu janji itu pun kini mulai terealisasi. Seperti yang terlihat di Kepulauan Nias. Pemerataan sistem elektrifikasi dari mulai kecamatan, desa hingga ke dusun terus berlanjut hingga saat ini.

Melalui Tim Listrik Desa (Lisdes), PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara (UIW Sumut), kali ini melaksanakan proyek melistriki 10 desa yang ada di Kabupaten Nias dan Nias Selatan.

Dimulainya kegiatan lisdes ini ditandai dengan pemancangan tiang listrik di kawasan dengan medan berat, Desa Sifaoroasi Ulugawo, Kecamatan. Ulugawo, Kabupaten Nias yang langsung diresmikan General Manager PLN UIW Sumut Pandapotan Manurung, Kamis, 24 Juni 2021.

Prosesi dimulainya pemancangan tiang listrik program lisdes/foto : dis

Turut hadir mendampingi SRM Distribusi Didik Wicaksono, SRM Perencanaan Reni Wahyu, SRM Keuangan & Umum Haris Jhon Horas, Manager UP3 Nias Darwin Simanjuntak dan Manager UP2K Ramses Hutajulu.

Kehadiran jajaran pejabat PLN ini pun tampak disambut antusias masyarakat dan Anggota DPRD setempat. Mereka mengaku sangat mengapresiasi perusahaan plat merah itu, yang merespon aspirasi masyarakat untuk segera mendapatkan penerangan secara merata.

Terkait kegiatan ini, GM PLN UIW Sumut Pandapotan Manurung menjelaskan bahwa apa yang mereka laksanakan ini merupakan bagian dari tekad dan semangat program PLN dalam menerangi seluruh pelosok negeri.

“Sesuai dengan perintah Direksi PLN, kami dari UIW Sumut, terus bekerja secara maksimal untuk menerangi kawasan yang selama ini belum berlistrik, khususnya di Kepulauan Nias,” ucapnya.

Untuk memuluskan kerja tim lisdes, Pandapotan juga berharap kerjasama dari masyarakat untuk membantu hal-hal yang bersifat gangguan sehingga kerja petugas menjadi lebih mudah.

“Misalnya terkait adanya gangguan dari pohon. Kami berharap masyarakat bersedia jika petugas terpaksa melakukan penebangan atau perampalan pohon yang mengganggu jaringan,” harap Pandapotan.

Menimpali hal itu, Manager UP2K Ramses Hutajulu menjelaskan, bahwa pekerjaan ini ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2021 mendatang.

Untuk diketahui, jaringan proyek penerangan 10 desa ini meliputi hantaran udara tegangan menengah (HUTM) sejauh 22,05 Kms, jaringan tegangan rendah (JTR) 24,33 Kms, Gardu 1.075 kVA. Semua itu dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 648 calon pelanggan.

Sedangkan 10 desa yang akan segera terlistriki meliputi 5 desa di 3 kecamatan yang ada di Kabupaten Nias dan 4 desa di 3 kecamatan di Kabupaten Nias Selatan.

Untuk Nias meliput Desa Hiliborodano dan Desa Lewuoguri I di Kecamatan Somolo-molo, Desa Sihareo III di Kecamatan Ma’u, Desa Fatodano, Desa Sifaoroasi Ulugawo, dan Desa Sisobahili Ulugawo di Kecamatan Ulugawo.

Di Kabupaten Nias Selatan meliputi Desa Hiliwaebu dan Borowosi di Kecamatan Ulunoyo, Desa Tumari di Kecamatan Lolomatua dan Desa Sisarahili Huruna di Kecamatan Huruna.

Penulis/Editor : Yudis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!