x

Polairud Kembali Temukan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ182 dan Organ Manusia

2 minutes reading
Monday, 11 Jan 2021 08:15 0 141 admin

BICARAINDONESIA-Jakarta : Beberapa serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ182 beserta organ tubuh manusia yang diduga korban, ditemukan <span;>Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri yang turut terlibat dalam Operasi SAR sejak awal hingga Senin sore (11/1/2021).

“Kita kembali melakukan penyisiran di arah TKP kemarin dan kembali menemukan serpihan serta beberapa organ tubuh,” kata Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Yassin Kosasih saat jumpa pers di atas Kapal Polisi Bisma 8001.

Dijelaskan Yassin, barang bukti yang ditemukan itu diantaranya 14 body part (potongan) tubuh manusia dan 53 properti seperti pakaian korban dan pelampung.

Namun Yassin mengaku, kendala utama proses pencarian korban pesawat Sriwijaya Air adalah arus di bawah air yang kuat. Selain itu, jarak pandang di dalam air juga berkurang sehingga pencarian tidak bisa maksimal.

“Namun, karena hari ini cuaca lebih cerah, sehingga jarak pandang lebih luas dan barang bukti yang ditemukan pun lebih banyak dari kemarin,” sebutnya.

Ia mengatakan Kapal Bisma 8001 milik Baharkam Polri, dijadikan kapal posko Polairud didukung beberapa kapal lain, di antaranya Kapal Pelatuk dan Kapal Elang Laut.

Total terdapat 125 personel dari Mabes, empat unit helikopter Direktorat Polairud serta personel SAR dengan jumlah total 30 orang. Korpolairud Baharkam Polri juga didukung oleh Polda Metro Jaya dengan 32 personel.

“Brimob juga mengirimkan tim penyelam dengan total 16 orang serta empat orang tenaga medis,” ujar dia.

Senada dengan Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Yassin Kosasih, Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan areal atau lokasi pencarian bisa diperluas agar tidak fokus pada satu titik saja.

“Sehingga kecepatan dalam pencarian bisa cepat selesai,” katanya.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB setelah jatuh di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu

Selanjutnya, dalam konferensi pers yang turut dihadiri pihak Komisi V DPR RI dan Basarnad itu, turut dilakukan penyerahan barang bukti ke DVI Polri berupa organ tubuh dan serpihan kepada pihak KNKT.

Sumber : tempo.co

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x