“Masih kami dalami dan kami lakukan penyelidikan,” ujar Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Kukuh Islami, Sabtu (14/2/2026).
Kelakuan sejoli itu membuat sopir taksi online itu risi. Sopir berinisial AR itu marah karena kedua penumpangnya melakukan perbuatan mesum.
AR kemudian membagikan cerita ini di media sosial (medsos). AR juga mengunggah video dalam kabin mobilnya saat pasangan penumpangnya melakukan tindakan asusila.
Saat itu AR menerima pesanan untuk mengantar penumpang dari wilayah Jakarta Pusat (Jakpus) ke Jakarta Selatan (Jaksel). Di tengah perjalanan, AR menaruh curiga terhadap kedua penumpangnya.
Sekilas, dia melihat penumpang wanita terus-menerus tiduran dan meletakkan kepalanya pada bagian paha laki-laki. AR kemudian menggeser spion bagian tengah mobilnya untuk memastikan kondisi penumpang.
Dia begitu kaget saat mengetahui kedua penumpang melakukan tindakan asusila di dalam mobilnya.
“Saya mulai nundukin spion tengah, saya nundukin spion tengah. Baru mulai saya tegur,” tutur AR kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).
AR mengatakan bahwa sejoli tersebut awalnya tak bergeming setelah ditegur. Sejoli itu tetap dalam posisi awal.
AR lantas meninggikan nada bicaranya saat kembali menegur pasangan tersebut. Penumpang perempuan mulai beranjak bangun. AR melihat pakaian keduanya itu tak beraturan.
“Si cewek ini saya lihat bajunya berantakan. Si laki-laki celananya juga nggak beres,” ungkapnya.
AR sempat dalam kondisi bimbang untuk menurunkan langsung penumpang atau lanjut jalan. Dia khawatir akunnya akan berimbas jika langsung meminta kedua penumpangnya turun.
Namun pihak kepolian akan memanggil AR untuk diminta keterangan lebih lanjut terkait videonya itu.
“Kami akan melakukan pemanggilan terhadap sopir taksi online itu,” imbuh Kukuh.