x

Ratusan Umat Islam di Batangkuis Turun ke Jalan, Serukan Boikot Produk Prancis

2 minutes reading
Wednesday, 11 Nov 2020 02:50 0 110 admin

BICARAINDONESIA-Batangkuis : Aksi protes di tanah air mengecam pelecehan terhadap pembuatan karikatur Nabi Muhammad SAW yang dilakukan Presiden Prancis Emmanuel Macron, terus berlanjut.

Kemarin, Selasa, 10 November 2020, giliran ratusan massa gabungan dari aliansi dan ormas Islam yang dimotori Kesatuan aksi Umat Islam (KAUMI) DPC Batangkuis, Kab. Deliserdang, Sumatera Utara menggelar unjukrasa.

Dalam aksi yang digelar di kota Kecamatan Batangkuis itu, secara bersama mereka menyerukan maklumat memboikot segala produk Prancis yang selama ini beredar di tengah masyarakat.

Menurut demonstran, cara tersebut merupakan cara umat Islam dalam melakukan kebebasan berekspresi seperti apa yang dikatakan Macron.

Pantauan dilapangan, dalam aksi gabungan yang terdiri dari Ormas Islam KAUMI, PUI, FUI, Mujahidah KAUMI dan Salimah Deliserdang, massa tampak berkumpul di Masjid Jami’ Batangkuis, sebum berkonvoi ke Kota Batangkuis dengan melintasi Desa Batangkuis Pekan, Desa Payagambar, Jalan Arteri Bandara Kualanamu dan titik akhir konvoi di Masjid Al-Jihad Batangkuis yang juga menjadi area mimbar bebas.

“Kami mengecam pernyataan Emmanuel Macron yang telah menghina Nabi Muhammad SAW, dan aksi sekularisme di Prancis yang tidak sesuai dengan nilai agama ini adalah bentuk penghinaan bagi umat Islam di dunia bukan saja Islam Indonesia, kami siap mati dan bela Nabi Muhammad SAW. Gantung Macron,” teriak Pimpinan Aksi Muhammad Najib dalam orasinya.

Gabungan aksi masa tersebut turut mengimbau masyarakat Islam untuk memboikot dengan tidak membeli produk Prancis yang ada di Batangkuis.

“Kami juga meminta kepada pemerintah Indonesia agar segera memutuskan hubungan bilateral dengan Prancis serta tolak masuknya produk perdagangan asal dari Prancis sebagai bentuk protes Indonesia atas pernyataan presiden Emmanuel Macron yg telah melukai hati seluruh umat Islam Dunia,” tegasnya.

Sementara, meski dampak aksi sempat mengganggu arus lalu lintas, namun unjukrasa yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polresta Deliserdang dan Polsek Batangkuis ini tetap berjalan tertib hingga massa membubarkan diri.

Penulis : Feri
Editor : Yudis

 

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x