6 Desa di Kabupaten di Aceh Barat terendam banjir / Foto: Antara BICARAINDONESIA-Jakarta : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengatakan bahwa 6 desa di Kecamatan Pante Ceureumen terendam banjir. Banjir terjadi usai wilayah tersebut diguyur hujan deras yang mengakibatkan sungai meluap.
“Banjir ini dipicu oleh luapan sungai setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi,” ujar Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Dharmawan di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, seperti dilansir dari detikcom, Minggu (1/11/2026).
Adapun enam desa yang terendam banjir luapan air sungai di Kecamatan Pante Ceureumen, di antaranya Desa (Gampong) Keutambang, Lawet, Jambak, Puloe Teungoh, Lango, serta Canggai.
Dharmawan mengatakan banjir mulai menggenangi permukiman warga dan akses jalan sejak Sabtu pukul 20.00 WIB, setelah kawasan ini dilanda hujan lebat sejak dua hari belakangan ini. Pada Sabtu menjelang tengah malam, kondisi di lapangan menunjukkan intensitas hujan di Pante Ceureumen masih terpantau tinggi, sehingga beberapa gampong dilaporkan masih tergenang air.
Menanggapi situasi darurat ini, BPBD Aceh Barat bersama unsur terkait menyiagakan personel di posko markas komando untuk mengantisipasi perkembangan situasi.
“Melalui arahan pimpinan, Pusdalops-PB dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD terus memantau secara intensif perkembangan banjir di beberapa wilayah terdampak,” kata dia.
Selain itu, BPBD Aceh Barat juga telah menyiagakan tim rescue guna melakukan langkah-langkah penanganan darurat jika kondisi memerlukan evakuasi atau aksi lebih lanjut.
Dharmawan menjelaskan berdasarkan laporan sementara di lapangan, dipastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Sementara, untuk total kerugian material maupun kerusakan infrastruktur, pihak BPBD menyatakan pendataan menyeluruh masih terus berlangsung seiring dengan air surut.
Unsur yang terlibat dalam penanganan darurat ini, meliputi personel BPBD serta partisipasi aktif masyarakat setempat yang siaga memantau situasi di lingkungan masing-masing.
BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, tetap meningkatkan kewaspadaan.
“Masyarakat diharapkan waspada mengingat cuaca ekstrem dan potensi hujan lebat masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan,” imbuh Dharmawan. (Ka/dtc)