x

Terus Meluas, Kebakaran Gunung Bromo Mencapai 120 Hektar

2 minutes reading
Friday, 7 Aug 2026 11:24 0 107 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Jatim: Amuk si jago merah yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Hingga Jumat (7/8/2026), luas area akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), diperkirakan mencapai sekitar 120 hektare. Untuk pemadaman, pemerintah kini menyiapkan dua helikopter untuk mendukung operasi pemadaman dari udara.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, berdasarkan hasil perhitungan sementara, sebagian besar area yang terbakar berada di wilayah Kabupaten Probolinggo, sedangkan sisanya berada di Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim).

Dari perhitungan kami ada sekitar 120 hektare yang terbakar. Sebagian besar di Probolinggo dan sisanya di Kabupaten Malang,” kata Rudijanta seperti dilansir Kompas.com, Jumat (7/8/2026).

Untuk mempercepat pemadaman, pemerintah akan mengerahkan dua helikopter water bombing. Satu helikopter berasal dari TNI Angkatan Laut, sedangkan satu helikopter lainnya disiapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Benar, rencananya ada dua helikopter. Yang pertama dari TNI AL atas permintaan Ibu Gubernur. Yang kedua dari BNPB yang saat ini sedang dalam perjalanan dari Banjarmasin menuju Surabaya,” jelas Rudijanta.

Operasi water bombing diharapkan membantu petugas memadamkan api, terutama di titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Sementara itu, Balai Besar TNBTS belum dapat memastikan penyebab kebakaran.

“Saat ini, seluruh personel masih difokuskan pada upaya pengendalian api. Kami saat ini fokus pada pemadaman, jadi belum mengarah ke penyebab kebakaran,” katanya.

Sebelumnya, Balai Besar TNBTS menyatakan titik awal kebakaran berada di jalur trabasan yang biasa digunakan warga menuju lahan pertanian, bukan di kawasan wisata maupun jalur yang dilalui pengunjung.

Selama proses penanganan, petugas dari Balai Besar TNBTS bersama berbagai instansi mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain drone pemadam, mobil pemadam kebakaran, jet shooter, serta melakukan pemadaman manual menggunakan gepyok.

Kebakaran pertama kali terdeteksi di Blok Bantengan TNBTS pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Untuk mendukung proses pemadaman sekaligus menjaga keselamatan pengunjung,

Balai Besar TNBTS masih menutup sementara akses wisata Gunung Bromo melalui pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang serta pintu masuk Senduro di Kabupaten Lumajang hingga waktu yang belum ditentukan. (Ty/kc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!