x

Viral Produsen Mie Sedaap PHK Ratusan Karyawan, Perusahaan Buka Suara

2 minutes reading
Monday, 23 Feb 2026 22:57 0 76 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Viral di media sosial kabar PHK karyawan yang dilakukan PT Karunia Alam Segar selaku produsen Mie Sedaap di Gresik Jawa Timur (Jatim). Perusahaan itu dikabarkan merumahkan400-500 karyawannya jelang Lebaran.

PHK itu diduga untuk menghindari pemberian THR. Merespons hal itu, pihak perusahaan pun buka suara.

Human Resources & General Affairs PT Karunia Alam Segar Peter Sindaru membantah kabar miring tersebut. Peter mengatakan keputusan merumahkan karyawan tersebut dilakukan sebagai bagian dari dinamika operasional industri manufaktur padat karya.

“Sebagai industri manufaktur padat karya, operasional perusahaan sangat dipengaruhi oleh dinamika permintaan pasar. Maka dari itu, penyesuaian kapasitas produksi merupakan hal yang lazim dilakukan untuk menjaga keberlangsungan usaha secara berkelanjutan,” ujar Peter, Senin (23/3/2026).

Dalam praktik operasional, kata Peter, perusahaan bekerja sama dengan penyedia jasa tenaga kerja untuk memenuhi kebutuhan tambahan tenaga kerja pada periode tertentu. Ketika kebutuhan produksi menurun, dilakukan penyesuaian kembali.

Selain itu, perusahaan perlu memastikan keberlangsungan usaha secara menyeluruh, termasuk menjaga stabilitas operasional bagi seluruh karyawan dan ekosistem kerja lainnya.

“Oleh karena itu, penyesuaian ini merupakan bagian dari langkah manajerial yang dilakukan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku, bukan karena adanya momen tertentu seperti Ramadan,” tutur Peter.

Perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh kewajiban administratif dan finansial kepada pihak penyedia jasa tenaga kerja telah kami penuhi sesuai perjanjian kerja sama yang berlaku, termasuk kewajiban yang berkaitan dengan hak-hak pekerja, seperti pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sebagaimana yang telah disepakati dalam mekanisme kerja sama tersebut.

Sebagai bentuk itikad baik dan kepedulian terhadap keberlanjutan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja di wilayah sekitar Gresik, perusahaan selalu mengupayakan agar tenaga kerja yang terdampak bisa mendapatkan kesempatan kerja kembali di unit anak perusahaan lain dalam kawasan, sesuai dengan kebutuhan anak perusahaan masing-masing.

“Perusahaan senantiasa berkomitmen menjalankan praktik ketenagakerjaan yang sesuai regulasi yang berlaku serta menjaga hubungan industrial yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Peter.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!