x

Yang Tidak Terdaftar, Bupati Labura Pastikan Warganya Terima Bantuan dari Uang Pribadi

2 minutes reading
Tuesday, 9 Jun 2020 16:10 0 126 rizaldyk

BICARAINDONESIA-Labura : Berbagai permasalahan muncul belakangan terkait warga penerima bantuan dampak Covid-19. Faktornya mayoritas berkaitan dengan pendataan selaku calon penerima, termasuk di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Seperti Senin (8/6) kemarin, puluhan warga dari Kelurahan Aek Kanopan dan Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu mendatangi kantor Bupati. Mereka mempertanyakan kepastian apakah menerima bantuan sembako atau tidak.

Guna memastikan warganya mendapat hak yang sama, Bupati Labura, H. Khairuddin Syah Sitorus langsung menemui puluhan warganya. Ia pun berjanji akan memberikan bantuan jika masih ada warganya yang tidak terdaftar, dengan menggunakan uang pribadinya.

“Dalam pertemuan itu pak Bupati janji akan membantu dengan uang pribadinya,” kata Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Labura, Sugeng saat dihubungi terkait kedatangan warga tersebut, Selasa (9/6/2020).

Bupati Labura, sambung Sugeng, kepada masyarakat menjelaskan sekaitan dengan prosedur dan tahapan pendataan maupun pengucuran berbagai jenis bantuan baik dari Kementrian Sosial RI, Pemerintah Provinsi Sumut serta bantuan berasal dari APBD Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kepada warga dijelaskan, untuk bantuan dari kementerian dalam bentuk uang tunai sebesar Rp600.000 yang pendataannya dilakukan tim yang ditunjuk langsung oleh Kementerian Sosial dan bukannya pihak mereka.

Jadi, bagi warga yang tidak terdaftar di kementrian, maka akan didata untuk bantuan tingkat Pemkab Sumut ataupun Pemkab Labura. Namun begitu, jika masih ada yang tidak terdaftar, maka Bupati Labura akan menanggungnya dengan uang pribadi sebesar yang dikucurkan.

“Janji pak Bupati, bagi yang tidak terdaftar di manapun, silahkan datang ke rumah dinasnya. Nanti akan diberikan bantuan sebanyak yang dikucurkan pemerintah,” terang Sugeng.

Kepada warga, lanjut Kadis Kominfo Labura tersebut, disarankan agar melihat nama-nama mereka di rumah Kepala Lingkungan ataupun Kepala Dusun yang akan ditempelkan. “Jadi bisa melihat sendiri, terdaftar atau tidak,” pintanya.

Penulis : Aji S Harahap
Editor : Amri

No Comments

Leave a Reply

LAINNYA
x