x

Susu UHT Mulai Langka di Ritel, Diduga Diborong untuk MBG

2 minutes reading
Saturday, 10 Jan 2026 08:13 0 272 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Warganet belakangan ini ramai mengeluhkan kelangkaan susu UHT di sejumlah gerai ritel. Masyarakat mengaku kesulitan mendapatkan susu kemasan lantaran diduga habis diborong untuk memenuhi kebutuhan program makan bergizi gratis (MBG).

Ketua Asosiasi Peternak Sapi Perah Indonesia (APSPI) Agus Warsito mengungkap permintaan pasokan susu sapi segar dari industri pengolahan memang meningkat signifikan di tengah isu kelangkaan susu UHT.

“Iya, permintaan naik. Hari ini semua pabrikan minta tambah pasokan susu segar. Lumayan signifikan, (kenaikannya) lebih dari 20 persen,” ungkap Agus, dikutip dari CNN, Sabtu (10/1/2026).

Beberapa ritel bahkan disebut menerapkan pembatasan pembelian maksimal empat kemasan per orang untuk mencegah pembelian dalam jumlah besar.

Namun, kondisi ini tidak terjadi merata. Di gerai ritel lain, stok susu UHT masih terpantau tersedia dan belum diberlakukan pembatasan pembelian.

BGN Akui Permintaan Susu Tinggi

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengakui bahwa susu memang menjadi salah satu menu dengan tingkat permintaan tinggi dalam program MBG.

“Permintaan susu memang banyak, kan kebutuhannya banyak,” ujar Nanik di SMK Negeri 1 Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Kendati demikian, Nanik menegaskan pasokan nasional secara keseluruhan masih tersedia dan pemerintah tengah menyiapkan langkah-langkah penguatan produksi untuk jangka menengah dan panjang.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, pemerintah saat ini tengah membangun pabrik-pabrik baru serta memperluas basis produksi susu nasional melalui pengembangan peternakan sapi perah.

“Ini lagi dibangun pabrik-pabrik baru. Pemerintah sekarang juga lagi bangun 500 peternakan,” kata Nanik.

Meningkatnya serapan susu untuk program MBG, menurut Nanik justru akan mendorong pertumbuhan industri persusuan nasional.

“Kalau permintaan naik, produksi pabrik juga ikut naik. Itu artinya bisa membuka lapangan kerja dan menggerakkan industri,” jelasnya.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!