x

Korban Tewas Imbas Serangan AS-Israel ke SD Putri Iran Bertambah Jadi 148 Orang

2 minutes reading
Sunday, 1 Mar 2026 20:13 0 123 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Korban tewas akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan sekolah perempuan di Kota Minab, Iran Selatan kini bertambah. Disebutkan korban tewas mencapai 148 orang.

Dilansir dari CNN, Minggu (1/3/2026), Sekolah Shajaba Tayyiba terletak sekitar 200 kaki (61 meter) dari pangkalan militer Iran. Sekolah itu diduga sebelumnya merupakan bagian dari pangkalan militer tersebut.

Namun sejak tahun 2016, citra satelit menunjukkan kedua lokasi tersebut telah dipisahkan.

Sebelumnya media pemerintah Iran melaporkan jumlah siswi yang tewas setidaknya 118 orang. Ketika ditanya tentang serangan tersebut, juru bicara CENTCOM Tim Hawkins mengatakan pihaknya sedang menyelidiki laporan tersebut.

“Kami menyadari laporan mengenai korban sipil akibat operasi militer yang sedang berlangsung. Kami menanggapi laporan ini dengan serius dan sedang menyelidikinya. Perlindungan warga sipil sangat penting, dan kami akan terus mengambil semua tindakan pencegahan yang tersedia untuk meminimalkan risiko kerugian yang tidak disengaja,” kata Hawkins.

CNN juga telah menghubungi militer Israel untuk meminta berkomentar.

IRGC mengumumkan pihaknya sedang melakukan gelombang serangan keenam sebagai balasan atas pemboman AS-Israel terhadap Iran. Ledakan dilaporkan terdengar di Dubai, Uni Emirat Arab, hingga Doha, Qatar.

Dilansir Al-Jazeera dan AFP, Minggu (1/3/2026), Iran mengumumkan telah melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran terhadap pangkalan militer Israel dan AS di kawasan Arab. IRGC mengklaim ada 27 pangkalan AS, serta pangkalan udara Tel Nof Israel, markas komando tentara Israel di HaKirya di Tel Aviv, dan kompleks industri pertahanan besar di kota yang sama yang diserang.

Pasukan Iran akan menerapkan langkah pembalasan yang berbeda dan keras, dengan tamparan berturut-turut yang disesalkan. Dilaporkan edakan pun terdengar di berbagai lokasi usai Iran mengumumkan serangan itu.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!