x

Viral Mahasiswi UI Coret-coret Serban Polwan, Berakhir Minta Maaf

2 minutes reading
Saturday, 7 Mar 2026 08:59 0 57 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Viral di media sosial seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mencoret-coret serban seorang polwan saat unjuk rasa. Unjuk rasa itu digelar BEM UI di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jumat (27/2/2026).

UI menanggapi peristiwa tersebut. Pihak kampus menyayangkan ada mahasiswi yang melakukan aksi tersebut.

“UI menyayangkan adanya sejumlah kejadian di luar rencana di lapangan. Dari video yang beredar pada 28 Februari 2026, ditemukan oknum yang bukan mahasiswa UI tetapi mengenakan atribut almamater UI dan bersikap tidak pantas terhadap aparat kepolisian. Selain itu, terdapat tindakan mencorat-coret pakaian yang dikenakan polisi wanita (polwan) oleh seorang mahasiswa saat berlangsungnya aksi,” kata UI dalam keterangannya, Kamis (5/3/2026).

Pihak kampus telah melakukan klarifikasi internal dan memanggil yang bersangkutan. Pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan.

“Atas peristiwa tersebut, pihak kampus melakukan klarifikasi internal secara menyeluruh dengan memanggil pihak-pihak yang terlibat untuk memperoleh informasi yang utuh dan berimbang. Proses ini dilakukan secara objektif dan mengedepankan asas pembinaan, guna memastikan fakta yang sebenarnya serta menentukan langkah tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku di Universitas Indonesia,” kata UI.

Diketahui mahasiswi itu berinisial MRM. MRM mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maafnya.

“Saya dengan penuh kesadaran menyampaikan permohonan maaf kepada T, polisi wanita selaku aparat Kepolisian Republik Indonesia yang terdampak atas tindakan saya pada saat aksi berlangsung. Saya menyadari bahwa perbuatan tersebut tidak tepat dan tidak sejalan dengan nilai-nilai etika serta sikap saling menghormati yang seharusnya dijunjung tinggi oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI),” ujar MRM.

MRM mengatakan kejadian ini menjadi pembelajaran untuk dirinya. Dia mengaku menyesal atas tindakan tersebut.

“Peristiwa ini menjadi pembelajaran penting bagi saya untuk lebih bijak dalam bersikap dan mengekspresikan pendapat di ruang publik. Saya menyampaikan penyesalan yang tulus serta berkomitmen untuk mengikuti proses pembinaan yang ditetapkan oleh Universitas Indonesia dengan penuh tanggung jawab,” kata MRM.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!