BICARAINDONESIA-Jakarta : Pemerintah Jerman menanggapi seruan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terkait permintaan agar sekutu AS membantu mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz yang diblokade Iran. Hal itu, kata Jerman tidak ada kaitan dengan perang yang melibatkan AS dan Iran.
“Perang ini tidak ada hubungannya dengan NATO. Ini bukan perang NATO,” ujar juru bicara Kanselir Jerman Friedrich Merch dilansir CNN, Senin (16/3/2026).
Pernyataan ini muncul setelah Trump memberikan ancaman terselubung terhadap aliansi NATO. Trump mengatakan negara-negara NATO akan menghadapi masa depan yang sulit jika tidak ikut bergabung melawan Iran di Selat Hormuz.
Pemerintah Jerman menegaskan bahwa mereka tidak akan berpartisipasi dalam aktivitas apa pun di Selat Hormuz.
“Partisipasi belum dipertimbangkan sebelum perang ini dan tidak dipertimbangkan sekarang,” kata juru bicara pemerintah.
Pagi ini, setibanya di Brussels,
Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul juga mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak melihat peran bagi anggota NATO di Selat Hormuz.
Dalam beberapa hari terakhir, Merz telah memperkeras posisinya karena perang dengan Iran terus menunjukkan tidak ada tanda-tanda akan berakhir. Pekan lalu ia mengkritik AS karena melonggarkan sanksi terhadap Rusia dan secara terbuka mengatakan bahwa ia tidak memahami rencana AS untuk mengakhiri perang. (Ka/dtc)