x

Mahasiswi di Makassar Ketipu Lowongan Kerja, Disekap dan Diperkosa 3 Hari

2 minutes reading
Friday, 15 May 2026 14:30 0 71 Ika Lubis

BICARAINDONESIA-Jakarta : Seorang mahasiswi berinisial MA (21) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), disekap saat hendak melamar pekerjaan menjadi pengasuh atau baby sitter. Selain disekap selama tiga hari, korban juga diperkosa.

Peristiwa itu terjadi di kompleks perumahan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate sejak Jumat (8/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026). Korban disekap dan diperkosa oleh pria berinisial FR (30) yang mengontrak salah satu rumah di lokasi.

“Pelaku diduga merupakan pihak yang menyewa rumah tersebut selama kurang lebih tiga hari,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abd Latif, dikutip dari detik Jumat (15/5/2026).

Korban diketahui baru mengenal pelaku melalui Facebook. Kejadian bermula saat korban hendak melamar pekerjaan yang ditawarkan pelaku lewat media sosial (medsos).

“Korban melamar pekerjaan melalui media sosial. Setelah dinyatakan lulus, korban diarahkan untuk datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian,” tuturnya.

Tanpa curiga, korban pun datang ke rumah kontrakan pelaku pada Jumat (8/5). Sejak saat itu terjadilah dugaan penyekapan dan pemerkosaan.

“Korban diminta datang serta menginap di rumah tersebut. Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” kata Latif.

Kasus ini baru terungkap saat pemilik rumah datang melakukan pengecekan pada Minggu (10/5). Pemilik rumah lantas dikagetkan dengan seorang wanita dalam rumah.

“Pemilik kontrakan datang memeriksa rumah karena masa sewanya telah habis. Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah,” paparnya.

Kejadian itu pun dilaporkan ke aparat kepolisian. Polisi yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) mengevakuasi korban dengan kondisi tangan terikat.

“Setelah tiba di TKP, kami benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat. Selanjutnya korban kami amankan,” jelas Latif.

Saat korban ditemukan, pelaku sudah tidak berada di lokasi. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri,” jelasnya. (Ka/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!