Tangkapan layar CCTV wajah FP, terduga pelaku penganiayaan terhadap Caddy Golf di Tangerang/foto: istimewa BICARAINDONESIA-Tangerang: Sempat melarikan diri beberapa hari, pria berinisial FP, terduga pelaku penganiayaan brutal terhadap seorang caddy golf atau pramugolf berinisial RA di Modern Golf & Country Club, Kota Tangerang, Banten, akhirnya berhasil ditangkap.
Tim Satreskrim Polresta Metro Tangerang meringkus pria 38 tahun itu di tempat persembunyiannya di Kota Bandar Lampung.
Peristiwa tindak kekerasan ini sebelumnya sempat menyita perhatian besar publik setelah rekaman videonya beredar luas dan viral di berbagai platform media sosial. Akun X @nengsarah408 mengunggah video singkat yang memperlihatkan tindakan kasar pelaku, di mana korban diduga mengalami perlakuan fatal termasuk aksi brutal pelaku yang menginjak lehernya korban.
Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, insiden berdarah yang terjadi pada Selasa malam (23/6/2026) ini ternyata dipicu oleh motif cemburu dan salah paham yang sangat sepele.
Peristiwa bermula saat tersangka meminta seorang petugas pengatur lapangan (marshall) berinisial VD untuk membelikan minuman, lalu tersangka mengucapkan kalimat, “Terima kasih adikku sayang.”
Ucapan manja tersebut rupanya didengar langsung oleh korban RA, seorang caddy golf yang selama ini kerap melayani tersangka saat bermain. Hal itu menyulut emosi dan memicu adu mulut hebat di antara keduanya hingga berujung pada tindakan penganiayaan fisik oleh FP.
Mendapati laporan tersebut, Tim Opsnal Unit I Krimum Polres Metro Tangerang Kota bergerak cepat melakukan pelacakan ke luar pulau. Tersangka FP akhirnya tak berkutik saat diamankan petugas di kediamannya di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, pada Jumat pagi (26/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh memberikan kepastian hukum dan tidak akan menoleransi segala bentuk aksi premanisme atau main hakim sendiri di wilayah hukumnya. (Rz/FB)