x

Jutaan Wisatawan di Eropa Antusias Sambut Gerhana Matahari Total

2 minutes reading
Wednesday, 12 Aug 2026 18:39 0 63 Iki

BICARAINDONESIA-Jakarta : Jutaan orang di Spanyol dan Islandia bersiap menyaksikan gerhana matahari total pada Rabu (12/8) sore waktu setempat. Berbekal kacamata pelindung, mereka membanjiri wilayah-wilayah yang menjadi jalur gerhana agar dapat menyaksikan fenomena langka itu secara utuh.

‎Antusiasme serupa juga terjadi di selatan Jerman, hingga 90 persen piringan Matahari akan tertutup oleh Bulan menjelang Matahari terbenam. Layanan Cuaca Jerman (DWD), mengatakan bahwa sistem tekanan tinggi diperkirakan membuat langit cerah di sebagian besar wilayah Jerman saat fenomena langka tersebut berlangsung. “Dari sisi cuaca, kondisinya justru sempurna,” ujarnya, dikutip Rabu (12/8/2026).

‎Ketertarikan manusia terhadap gerhana telah tercatat sejak lama. Dalam sejarah, langit yang tiba-tiba menggelap kerap ditafsirkan sebagai pertanda buruk, pertarungan kosmis, atau tanda kekuasaan ilahi.

‎Kini para pengamat langit mencari pengalaman serupa—sensasi ganjil ketika siang seketika berubah menjadi senja dan sebagian hewan mendadak diam, saat Bulan melintas tepat di antara Bumi dan Matahari.

‎”Saya berharap malam ini akan melahirkan generasi astrofisikawan yang luar biasa,” kata Juan Cruz, Sekretaris Negara Spanyol untuk Sains.

‎”Ini momen yang sangat istimewa, ” imbuhnya.

‎Otoritas memperkirakan hingga 6 juta wisatawan akan mendatangi wilayah yang sebagian besar merupakan daerah pedesaan di sepanjang jalur gerhana, dari utara daratan hingga Kepulauan Balearic, kata Cruz.

‎Gerhana tahun ini bertepatan dengan salah satu periode paling rawan kebakaran hutan. Spanyol karena itu mengerahkan operasi kepolisian besar-besaran dan kampanye keselamatan publik.

‎Pemerintah juga melihat momentum ini sebagai kesempatan untuk memperkenalkan daerah-daerah yang jarang dikunjungi wisatawan. Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat meredakan persoalan overtourism di kawasan pesisir dengan mengalihkan kerumunan dari resor-resor pantai yang sudah terlalu padat.

‎Semenanjung Iberia terakhir kali mengalami gerhana matahari total pada 1912. Gerhana serupa akan kembali terjadi pada 2 Agustus 2027, disusul gerhana cincin pada Januari 2028. Ketiganya melengkapi apa yang disebut sebagai “Trio Gerhana Iberia”.

LAINNYA
x
error: Content is protected !!