x

Sadis! Bapak-Anak Bacok Supandang Sampai Tewas, Gegara Emosi Ditagih Utang Rp500 Ribu

1 minutes reading
Tuesday, 18 Aug 2026 15:11 0 88 Teuku Yan

BICARAINDONESIA-Probolinggo: Setelah sempat menjalani perawatan medis selama 5 hari, Supandang, akhirnya tewas. Peia 40 tahun itu menghembuskan nafas terakhir akubat luka parah akibat bacokan yang dialaminya saat menagih utang Rp500 ribu di Jalan Desa Tunggakcerme, Probolinggo, Jawa Timur. 

Warga Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (15/8/2026). Jenazah korban kemudian dimakamkan pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB di RSUD dr Soebandi, Jember.

“Benar meninggal hari Sabtu, di rumah sakit Jember, sudah dimakamkan malam kira-kira jam 22.00 WIB,” ujar Kepala Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Ruslan saat dikonfirmasi, oleh Senin (18/8/2026).

Sebelumnya, Supandang menjadi korban pembacokan di Jalan Desa Tunggakcerme pada Selasa (11/8/2026). Peristiwa itu diduga bermula saat korban hendak menagih sisa utang kepada terduga pelaku.

Korban dan terduga pelaku kemudian berpapasan di jalan desa. Keduanya diduga terlibat cekcok hingga berujung pembacokan.

Akibat kejadian tersebut, Supandang mengalami sejumlah luka serius, termasuk pada bagian leher dan punggung. Korban sempat dievakuasi ke IGD Rumah Sakit Ar Rozy, Kota Probolinggo, sebelum mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit di Jember.

Polisi kemudian mengamankan dua orang yang merupakan bapak dan anak, yakni Riyadi (60) dan Kosnadi (35), warga Desa Tunggakcerme, Kecamatan Wonomerto.

“Benar kalau pelakunya dua orang ini sekarang masih diperiksa intensif pihak kepolisian,” kata Ruslan. (Rz/dtc)

LAINNYA
x
error: Content is protected !!