Evakuasi jenazah yang diduga korban KM Virgo Transport 8 di Kalteng / Foto: Istimewa BICARAINDONESIA-Jakarta : Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap lima jenazah yang diduga merupakan korban KM Virgo Transport 8. Lima jenazah ini ditemukan di perairan Tanjung Puting hingga wilayah Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.
Lima jenazah tersebut ditemukan di sejumlah titik pada Kamis (1/10/2026). Evakuasi dilakukan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos Binpotmar TNI AL Kumai, Pos Basarnas Pangkalan Bun, dan Pos Marnit Polairud Polda Kalteng DAS Kumai.
Danposal/Danpos Lanal Kumai, Letda Pom Listyo mengatakan, proses evakuasi dilakukan setelah tim SAR gabungan mendapatkan informasi mengenai penemuan jenazah di wilayah perairan Tanjung Puting hingga Sungai Perlu. Kemudian, tim melakukan persiapan dengan menggelar apel kesiapan SAR dan mengecek seluruh sarana serta prasarana yang akan digunakan dalam operasi evakuasi.
“Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah yang diduga korban KM Virgo Transport 8 untuk dibawa ke Kumai,” ujar Listyo, dikutip dari detikcom, Jumat (2/10/2026).
Jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ditemukan, jenazah tersebut mengenakan baju hitam lengan pendek dan celana hitam pendek. Lokasi penemuan berada di titik koordinat 3.540312 S, 111.897580 E.
“Pada waktu yang hampir bersamaan, tim menemukan jenazah kedua di titik berbeda. Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka dan tidak mengenakan pakaian. Lokasinya berada pada koordinat 3.540270 S, 111.869717 E,” jelasnya.
Tim kemudian kembali menemukan jenazah ketiga sekitar pukul 11.00 WIB. Jenazah itu tidak mengenakan baju dan menggunakan celana jin panjang berwarna hitam. Di lokasi tersebut, tim juga menemukan sebuah smartphone merek Realme berwarna hitam.
Sementara itu, dua jenazah lainnya telah lebih dulu ditemukan dan dibungkus menggunakan kantung jenazah oleh Tim SAR Kabupaten Seruyan. Keduanya kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 16.00 WIB.
“Seluruh jenazah selanjutnya dibawa menggunakan RBB milik Pos Basarnas Pangkalan Bun dari lokasi penemuan menuju Pelabuhan Panglima Utar Kumai. Tim bertolak dari lokasi sekitar pukul 16.00 WIB,” katanya.
Setibanya di Kumai, kelima jenazah diserahkan untuk menjalani proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut oleh Basarnas.
“Rencananya, jenazah akan dibawa menuju Pos Induk SAR di Banjarmasin hari ini,” pungkas Listyo.
Hingga laporan tersebut dibuat, kelima jenazah masih berstatus diduga korban KM Virgo Transport 8. Identitas para korban belum disebutkan dan masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang. (Ka/dtc)